Kabupaten Malang Tempatkan Alat Deteksi Gempa di 2 Kecamatan

"Ada early warning system ketika ada pegerakan tanah jarak 300-500 meter. Dengan begitu bisa mengeliminasi korban jiwa,"

Kabupaten Malang Tempatkan Alat Deteksi Gempa di 2 Kecamatan
SURYAMALANG.COM/Sylvianita Widyawati
Rendra Kresna, Bupati Malang 

SURYAMALANG.COM, KEPANJEN - Bupati Malang, Rendra Kresna menegaskan seluruh desa di kabupaten yang dipimpinnya harus siaga bencana.

Warning tersebut dilontarkan Rendra Kresna, supaya semua warga tanggap bencana. Dimana penanganan bencana cepat dan minim korban.

Alat pendeteksi gempa bernama ekstenso meter buatan Jerman juga dimiliki Kabupaten Malang. Alat tersebut dipasang di dua titik, di Desa Lebakharjo, Kecamatan Ampelgading dan Desa Pait, Kecamatan Kasembon.

Alat ekstenso meter ini memiliki tingkat akurasinya tinggi.

"Ada early warning system ketika ada pegerakan tanah jarak 300-500 meter. Dengan begitu bisa mengeliminasi korban jiwa," tutur Rendra.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang menggelar apel kesiapan relawan siaga bencana yang diikuti sekitar 600 relawan. Mereka terdiri dari BPBD, Perhutani, TNI, Polri, KSR, Tagana, dan PMI. Selain memiliki banyak relawan, juga didukung oleh peralatan memadai.

Seperti komunikasi mobile, ambulans, dan perahu karet. Sebab bisa dibilang segala jenis bencana bisa berpotensi terjadi di Kabupaten Malang, mulai banjir, puting beliung, dan longsor.

(Sylvianita Widyawati)

Editor: fatkhulalami
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved