Road To Pilkada Kabupaten Malang 2015

Hasil Survei LSI, Rendra Kresna Kalah dari Swing Voter

Rendra Kresna menempati peringkat teratas. Bupati Malang itu mengantongi 40, 2 persen. Survei dilakukan 15-20 Februari 2015 lalu dengan 440 respon.

Hasil Survei LSI, Rendra Kresna Kalah dari Swing Voter
SURYAMALANG.COM/Sylvianita Widyawati
Ardian Sofa,peneliti Lingkaran Survei Indonesia (LSI) memaparkan survei pra pilkada Kabupaten Malang, Jawa Tim, Minggu (1/3/2015). 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Lingkaran Survei Indonesia (LSI) memaparkan hasil survei teranyar mengenai potret pra pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kabupaten Malang, Minggu (1/3/2015). Hasil survei hanya memotret saat ini saja.

Sedangkan potret perkembangan berikutnya, belum dipaparkan. Lantaran perkembangan politik di Kabupaten Malang sangat dinamis.

Ardian Sopa, peneliti LSI menjelaskan, dari 17 nama yang disurvei LSI, Rendra Kresna memang menempati peringkat teratas. Bupati Malang itu mengantongi 40, 2 persen. Survei dilakukan pada 15-20 Februari 2015 lalu dengan jumlah 440 responden.

Tapi, kemenangan incumbent masih kalah dengan swing voter yang mencapai 43 persen.

"Jadi dia (Rendra Kresna) akan head to head lawan swing voter yang mencapai 43 persen itu," jelas Ardian, Minggu (1/3/2015).

Ardian menjelaskan, swing voter itu masih merahasiakan pilihannya.
Bisa jadi, rendra Kresna masih unggul, karena belum ada sosialisasi calon dari partai lain.

Sebab saat ini, memang calon partai lain belum ditetapkan. Seperti dari PDIP yang membuka pendaftaran juga belum ketahuan siapa yang direkom.

Namun karena proses pilkada masih panjang, diperkirakan nanti akan ada penurunan jumlah swing voter jika partai-partai menyosialisasikan calonnya.

"Tahapan pilkada saja mungkin mulai April atau Mei 2015 nanti," ungkap Ardian.

Hasil survei LSI, untuk calon yang pantas didukung jadi bupati, yaitu Rendra Kresna (40,2 persen), Achmad Subhan (4,5 persen), Geng Wahyudi (3,2 persen). Kemudian Sri Rahayu (2,3 persen), Abdul Rahman (2,3 persen), M Sanusi (0,9 persen), H Umar Usman (0,7 persen), Hari Sasongko (0,7 persen).

Kemudian Achmad Sholeh (0,7 persen), Unggul Nugroho (0,5 persen), Syaiful Effendi, M Kholik, H Khairuddin, Gunawan HS dan Letkol (CKM) Anis Ansyori masing-masing 0,2 persen. Sedang Hikmah Bafaqih dan Achmad Basarah hanya 0,0 persen.

(Sylvianita Widyawati)

Editor: fatkhulalami
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved