Kamis, 9 April 2026

Tragedi Keluarga

Diusir Keluarga, Ibu bersama 2 Anaknya Kini Tinggal di Pos Kamling

Suami Endang telah meninggal. Oleh keluarga almarhum, ibu dua anak itu diusir dengan alasan belum jelas. Mereka kini tinggal berdesakan di pos kamling

Editor: faiq nuraini
surya/samsul hadi
Tragedi - Keluarga Endang saat berjejal di pos kamling Sukun, Kota Malang, Selasa (10/3/2015). 

SURYAMALANG.COM, SUKUN - Nasib tragis dialami Endang Jumariah (45), warga RT 8 RW 12 Kelurahan Bandungrejosari, Kecamatan Sukun, Kota Malang. Ibu bersama dua anaknya ini diusir dari rumah suaminya.

Saat ini, suami Endang telah meninggal. Oleh keluarga almarhum, ibu dua anak itu diusir dengan alasan belum jelas. Ibu bersama dua anaknya itu kini terpaksa tinggal di pos kamling setempat.

Informasi yang diterima, sudah satu minggu ini Endang bersama dua anaknya, tinggal berjejal di dalam pos kamling. Dua anaknya itu adalah Ahmad Febrianto (15) kelas 3 SMP dan Yuli Anggraeni (10) kelas 3 SD.

Mereka bertiga terus berlindung dari sengatan panas dan terjangan hujan di ruang sempit itu. Mereka berdesakan dan tidur di ruangan berukuran sekitar 3 x 3 meter tersebut.

Saat diusir, Endang memilih membawa kasur dan sejumlah perkakas. Di dalam pos kamling, selain tiga orang, ruang ini dijejali kasur, meja untuk televisi, dan lemari kecil pakaian.

Untuk keperluan mandi, mereka harus numpang di rumah tetangga. "Saya tidak tahu harus tinggal di mana. Akhirnya warga menyuruh saya menempati pos kamling," kata Endang, Selasa (10/3/2015). (Samsul Hadi)

Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved