Teknologi

Pakai Bra ini, Kanker Payudara Lenyap

Pakaian dalam perempuan ini mampu mengobati penyakit mematikan sekali pun. Dengan bra ini, kanker payudara bisa sembuh.

Editor: faiq nuraini
manado.tribunnews.com
ilustrasi 

SURYAMALANG.COM, LONDON - Teknologi selalu memberikan nilai tambah bagi manusia. Di AS mulai dikembangkan kutang atau bra berteknologi tinggi.

Pakaian dalam perempuan ini mampu mengobati penyakit mematikan perempuan sekali pun. Bra ini dinilai mampu mengobati kanker payudara. Belum disebutkan perlu pemaikan berapa lama.

Salah satu produsen di AS saat ini tengah mengembangkan teknologi pakaian dalam itu. Termasuk nantinya kaus kaki yang bisa memberi peringatan dini atas risiko cedera.

Pakain-pakaian dalam itu akan mampu memonitor tanda-tanda vital, bahkan bisa mengobati sejumlah penyakit mematikan.

Adalah Sarah Da Costa, mahasiswa program master di Central St Martins, London, yang mengembangkan bra antikanker tersebut. Diprediksi, temuan ini akan sangat bermanfaat.

Da Costa merancangnya dengan bantuan merek Lingerie Agent Provocateur.

Teknologi bra antikanker ini terdiri dari gelembung mikroenkapsulasi obat Tamoxifen, yang disisipkan dalam cup bra.

Tamoxifen adalah obat yang diberikan kepada penderita kanker payudara, untuk menjaga agar kanker tidak datang kembali.

Ide pembuatan bra ini, terinspirasi panas dan kelembaban tubuh yang akan menggesek lapisan gelembung dan tamoxifen.

Setelah itu, tamoxifen ini akan diserap tubuh sehingga menghambat estrogen dan memperlambat pertumbuhan sel-sel kanker.

Seperti diketahui semakin banyak terpapar hormon estrogen, semakin rentan seorang perempuan mengidap kanker payudara.

Hormon estrogen yang “menempel” pada sel dengan bakat kanker dapat menyebabkan sel tersebut membelah lebih cepat.

Makin cepat sel membelah, semakin cepat sel tersebut tumbuh abnormal, menjadi cikal bakal sel kanker.

Bra antikanker ini bisa memberi solusi bagi ribuan penderita kanker payudara yang mengalami efek samping dari tamoxifen. Tidak akan muncul efek samping seperti panas, kram, dan mual. (uus/dailymail)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved