Breaking News:

Insiden Berdarah

Terlaknat, Diingatkan Jangan Pesta Miras malah Bacok Warga

Insiden yang membuat miris ini terjadi di sebuah warung pinggir Jalan Raya Maospati-Magetan. Korban beniat baik mengingatkan jangan persta miras.

Editor: faiq nuraini
surya/sudarmawan
Tersungkur - Anang saat dirawat di RS dr Widodo Ngawi usai dibacok pelaku pesta miras. 

SURYAMALANG.COM, NGAWI - Anang Suwartono (41), warga Desa Tempuran, Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi, tersungkur karena kena bacok pelaku pesta miras, Senin (10/3/2015) dini hari tadi.

Pelaku ini mengeluarkan sebilah celurit hanya karena diingatkan jangan pesta miras di kampung Anang.

Saat ini, korban harus dirawat di RSU dr Widodo Ngawi. Terlaknat memang. Usai membacok Anang, pelaku yang ternyata sopir truk memilih kabur.

Pelaku ngamuk dan membacok sekenanya. Korban berusaha menghindar karena tahu pelaku membawa sajam. Namun Anang terjatuh dan disabet kakinya. Warga yang pemberani ini mengalami luka parah.

Insiden yang membuat miris ini terjadi di sebuah warung pinggir Jalan Raya Maospati-Magetan. Anang berniat baik untuk sekadar mengingatkan jangan pesta miras sampai larut malam.

Di warung itu muncul perselisihan. Pemilik warung, Anang, dan sopir truk terus berselisih saat diingatkan. Tiba-tiba pelaku keluar dan menuju truk yang diparkir di depan warung.

"Bukan meninggalkan warung, tapi malah kembali dengan celurit terhunus. Korban dibacok kakinya. Warga lain takut juga akhirnya. Sayang, identitas sopir tidak kami ketahui," kata Joko, tetangga Anang. (Sudarmawan)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved