Wisata Tour Mobil Kuno
Kakek Asli Arema ini Punya 7 Mobil Tunggangan Bung Karno
Mobil Old Mobile 1963 bukanlah satu-satunya mobil Bung Karno yang dimiliki Budi. Di rumahnya, ia memiliki enam mobil lainnya dari jenis berbeda.
SURYAMALANG.COM, BATU - Wisata Tour 2015 yang dihelat Perhimpunan Penggemar Mobil Kuno Indonesia (PPMKI) mulai 14-15 Maret 2015, berakhir di Museum angkut Kota Batu, Jawa Timur. Sebanyak 72 peserta dari seluruh Indonesia ikut ambil bagian.
Minggu (15/3/2015) sekitar pukul 08.00, para peserta berkumpul di halaman balai Kota Batu sebelum memutari alun-alun dan berakhir di Museum Angkut di jalan Abdul Gani. Dari jumlah peserta sebanyak itu, ada satu mobil terlihat paling moncer, mobil Old Mobile 1963.
Mobil itu milik Arek Malang, Budi Santoso (67), saat ini menjabat sebagai pembina PPMKI Jawa Timur (Jatim). Di bagian depan, terdapat plat nomor mobil warna merah tertulis ‘1 Indonesia’. Di bawah plat nomor tersebut, ada plat nomor lain bertuliskan ‘B 1963 ND’.
Cat hitam melapisi badan mobil, bagian lainnya warna krom. Panjangnya sekitar 5 meter. Saat sinar matahari menyentuhnya, seluruh badan mobil terlihat menggilap. Kondisinya masih terawat hingga sekarang.
Mobil itu adalah bekas mobil rumah tangga yang dipakai Presiden RI pertama, Ir Soekarno. Setiba di halaman balai kota, belasan peserta lainnya langsung mendekati. Mobil itu masih menggunakan mesin mobil asli. Sekitar mesin terlihat bersih dari kotoran.
“Mobil ini bagian dari sekneg. Mobil ini bukan mobil kenegaraan, tapi dipakai Bung Karno untuk rumah tangga,” tutur Budi Santoso yang sudah memiliki empat cucu ini.
Pada umumnya, merawat mobil kuno tidaklah mudah, perlu ketelatenan dan kesabaran untuk mendapatkan onderdil jika ada yang aus. Namun, bagi pria yang saat ini tinggal di Surabaya itu, merawat mobil-mobil kuno tidaklah sulit.
“Semakin banyak event (kegiatan) sama saja dengan banyak dirawat. Merawat mobil kuno ada tantangan,” katanya.
Mobil Old Mobile 1963 bukanlah satu-satunya mobil Bung Karno yang dimiliki Budi. Di rumahnya, ia memiliki enam mobil lainnya dari jenis berbeda. Mobil-mobil itu ada yang didapatkan dari gudang istana, ada juga dari luar negeri.
Ia mengategorikan ada mobil pra kemerdekaan, masa pendudukan Jepang, sampai masa pengakuan internasioanl terhadap kemerdekaan Indonesia dan Belanda meninggalkan Indonesia.
Jenis mobil Bung Karno yang dimilikinya, antara lain, Jeep Toyota FJ 40 punya cakrabirawa, Dops 46, Limosin AG 1 tahun 1946 dipakai Bung Karno untuk kegiatan di Jatim. “Saya menemukannya jadi taksi di Mojosari (Mojokjerto). Dari situ, saya ambil, terus saya diberitahu masih ada nomor aslinya 1 Indoensia’ dibengkel kodam. Nomor itu masih ada dan berkarat,” katanya.
Ada juga mobil jenis Yanka 1957. Mobil Itu buatan Rusia khusus untuk kepresidenan. Mobil itu menarik karena bentuknya seperti Batman. Mobil lainnya, Cadilac tahun 1954 yang kena granat peristiwa Cikini waktu Megawati kelas 6 SD.
“Saat itu Bung Karno menghadiri acara di sekolah Megawati, mobil Bung Karno ini digranat,” ceritanya.
Lalu, ada juga mobil Cadilac 1938, Chevrolet 1948 yang dipakai menjemput Panglima Sudirman dari kaki Gunung Lawu menuju istana Jogja.
(Iksan Fauzi)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/mobil-kuno1.jpg)