Senin, 13 April 2026

Bantuan Traktor Jokowi Disoal

Petani Kecewa, Bantuan Traktor dari Jokowi Diangkut Lagi ke Pabrik

Sejumlah hand traktor yang dirakit di depan rumahnya dibawa balik karena peralatan pertanian itu belum dibayar lunas dari pabriknya.

Editor: musahadah
surya/sudarmawan
Jokowi saat kunjungan kerja di Ponorogo 6 Maret 2015. 

SURYAMALANG.COM, PONOROGO – Sejumlah petani Ponorogo mempertanyakan bantuan ratusan traktor, mesin pompa, mesin tanam dan mesin panen yang dijanjikan saat kunjungan Presiden Jokowi di Desa/Kecamatan Jetis, Kabupaten Ponorogo 6 Maret 2015.

Pasalnya, ratusan mesin pertanian yang di pajang di sepanjang lokasi jalur kunjungan presiden  hingga kemarin belum sampai ke tangan petani dan kelompok tani calon penerimanya.

Padahal sebelumnya mereka mendapat informasi kalau bantuan itu akan diberikan bagi 305 desa dan kelurahan yang ada di Kabupaten Ponorogo, masing-masing mendapat 2 unit alat pertanian itu.

Salah satu warga Ngasinan, Kecamatan Jetis yang rumahnya sempat digunakan menginap dan menyimpan barang-barang pertanian itu menjelaskan jika mesin-mesin itu telah diangkut lagi menggunakan truk untuk dikirim ke pabriknya.

Sejumlah hand traktor yang dirakit di depan rumahnya dibawa balik karena peralatan pertanian itu belum dibayar lunas dari pabriknya.

"Kata sopir yang mengangkut, traktor itu akan dibawa lagi ke pabriknya karena belum dibeli," terang warga yang enggan disebutkan namanya ini kepada suryamalang.com, Rabu (18/03/2015).

Sudarsono, Ketua Himpunan Petani Pemakai Air (HIPPA) Kecamatan Bungkal mengaku pernah mendapatkan bantuan hand traktor. Yakni sebelum Presiden RI, Joko Widodo berkunjung ke Ngawi beberapa bulan lalu. Akan tetapi, traktor yang diterimanya itu saat presiden berkunjung ke Ngawi disebutkan lagi.

"Saya dapat informasi kelompok tani kami mendapatkan traktor. Padahal Desember 2014 kemarin, kami sudah menerima bantuan itu. Kalau Desember 2014 sudah dapat dan sekarang dapat bantuan lagi, bagi saya kok aneh. Karena bisa jadi kelompok tani kami dapat dua bantuan yakni yang sudah diberikan sebelum kunjungan ke Ngawi dan yang belum diterima," pungkasnya. (Sudarmawan)

Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved