Rabu, 22 April 2026

Malang Kota

Abah Anton Diwaduli Masalah Banjir Saat Blusukan di Gading Kasri Malang

“Saat saya keliling ke warga, rata-rata mereka masih mengeluhkan masalah banjir di wilayah ini. Saya sudah minta DPU untuk mengeruk sungai Klaseman,"

Editor: fatkhulalami
SURYAMALANG.COM/Hayu Yudha Prabowo
DITERJANG BANJIR - Anak-anak menjemur buku-bukunya yang basah akibat di terjang banjir di RT 5, RW 6 Kelurahan Bakalan Krajan, Kota Malang, Minggu (29/3/2015). Banjir akibat luapan gorong-gorong saat hujan deras ini mengkibatkan belasan rumah terendam dan sejumlah tembok jebol. 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN – Banjir selalu menjadi masalah bagi warga Kelurahan Gading Kasri, Kecamatan Klojen, Kota Malang tiap musin hujan. Sampai sekarang Pemerintah Kota (Pemkot) Malang belum bisa mengatasi masalah banjir di kawasan itu.

Ini menjadi perhatian Wali Kota Malang, M Anton saat melakukan blusukan di Kelurahan Gading Kasri, Minggu (29/3/2015).

Dalam acara blusukan yang digelar tiap dua minggu sekali itu, Abah Anton -panggilan akrab Wali Kota Malang M Anton- mengecek sejumlah saluran air yang ada di wilayah itu.

Abah Anton juga mengecek sungai Klaseman yang ada di kelurahan itu.
Menurutnya, terjadi pendangkalan di sungai Klasemen. Untuk itu, Abah Anton meminta Dinas Pekerjaan Umum untuk melakukan pengerukan di sungai Klasemen.

Selain itu, Abah Anton juga melihat saluran air di jalan Galunggung. Jalan Galunggun menjadi langganan banjir ketika musim hujan. Abah Anton meminta ketua RT di lingkungan itu untuk mengajak warganya melakukan kerja bakti membersihkan saluran air.

“Saat saya keliling ke warga, rata-rata mereka masih mengeluhkan masalah banjir di wilayah ini. Saya sudah minta DPU untuk mengeruk sungai Klaseman dan meminta RT untuk mengajak warganya kerja bakti membersihkan saluran air,” kata Abah Anton.

Dikatakan Abah Anton, sebenarnya Pemkot Malang sudah membangun gorong-gorong dalam ukuran besar mulai dari jalan Galunggung sampai jalan Tidar.

Pembangunan gorong-gorong itu untuk mengatasi masalah banjir di kawasan tersebut. Tetapi, sampai sekarang proses pembangunannya memang belum selesai seratus persen.

(Samsul Hadi)

Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved