Breaking News:

Malang Crime

Aris Tak Ingat Berapa Kali Setubuhi Anak Tirinya Hingga Hamil

Aris mengancam keselamatan DL jika buka mulut ke orang lain atas perilakunya. Ia pun harus rela kegadisannya direnggut ayah tirinya.

Editor: musahadah
surya/benny indo
Aris Supriadi, ayah yang tega hamili anak tirinya. 

SURYAMALANG.COM, KEPANJEN - Aris Supriadi (35) warga Desa Balerejo, Kecamatan Dampit ditangkap anggota Polres Malang karena diduga menghamili anak tirinya, DL (15). Akibatnya, DL kini hamil delapan bulan.

Dalam pengakuannya, Aris berulang kali menyetubuhi DL saat istrinya tertidur lelap di kamar.

"Saya sering melakukannya. Tidak ingat berapa kali," kata pria yang bekerja srabutan itu di ruang pemeriksaan Mapolres Malang, Senin (30/3/2015).

Perbuatan bejat itu dilakukan kali pertama pada Mei 2014. Saat itu, ia mendatangi DL yang ada di kamarnya. Tanpa berpikir panjang, Aris langsung mencumbu dan menelanjangi DL.

DL tidak bisa berbuat banyak. Aris mengancam keselamatan DL jika membuka mulut ke orang lain atas perilakunya. Ia pun harus rela kegadisannya diambil oleh ayah tiri yang seharusnya menjaganya.

Aris beralasan perbuatan itu dilakukan karena istrinya tidak rutin memberinya 'Jatah". "Kadang seminggu ya sama sekali tidak pernah," alasannya.

Ketika Aris mengetahui ada janin darah dagingnya di perut DL, ia sempat pergi ke Jakarta mencari uang untuk biaya kehidupan DL. Namun upayanya itu tidak berbuah manis, Aris hanya bertahan dua hari di ibu kota.

Aris sempat memberi pengakuan yang mengejutkan di hadapan polisi. Ia bersedia menikahi DL jika istrinya memberi izin.

"Saya menyayangi DL. Saya mau menikahi dia," tambahnya.

Polres Malang berhasil menangkap Aris setelah istrinya, Indah Winarsih, mengetahui kehamilan DL yang menginjak usia kandungan delapan tahun.

"Istri Aris baru tahu kalau DL hamil delapan bulan pada 12 Maret lalu," kata Kasat Reskrim Polres Malang Ajun Komisaris Wahyu Hidayat.

Polisi mengamankan barang bukti berupa pakian DL yang pernah dilicuti korban ketika menyetubuhi DL. Akibat perbuatannya itu, Aris dikenai pasal 76 D juncto padal 81 dan 82 UU No. 25 Tahun 2014 tentang perlindungan anak dengan hukuman penjara 15 tahun. (Benni Indo)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved