Breaking News:

Malang Crime

Antok Hanya 3 Hari 'Nikmati' Batu Bacan Rp 25 Juta

Antok mencuri batu akik senilai Rp 25 juta, milik Helmi Baktiar, seorang penjual batu akik.

Editor: Aji Bramastra
surya/benni indo
Inilah batu akik milik Helmi yang dicuri oleh Antok. 

SURYAMALANG.COM, KEPANJEN - Batu akik kembali melejit jadi tren gaya hidup di negara ini.

Tapi, karena hal itu pula, batu akik kini kerap jadi target pencurian. Seperti yang baru saja terjadi di Kepanjen.

Antok Setiawan (25), warga Kepanjen, Kabupaten Malang, harus meringkuk di sel tahanan Polsek Kepanjen, setelah mencuri batu akik pada 26 Maret 2015 lalu.

Antok mencuri batu akik senilai Rp 25 juta, dari rumah Helmi Baktiar, seorang penjual batu akik yang baru sehari dikenalnya.

Sementara Helmi, hanya menjualkan batu akik milik kolektor.

"Saya curi batu akik itu karena butuh uang untuk beli pintu rumah," aku Atok, Rabu (1/4/2015).

Lelaki lulusan SMP itu beraksi membobol rumah Helmi di Jalan Welirang, RT 003/RW002 Kelurahan Kepanjen, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, sekitar pukul 02.30 WIB.

Ia masuk dengan cara mendobrak pintu masuk kediaman Helmi.

Dalam aksinya itu, ia mengambil tas samping warna hitam yang berisi 12 cincin beserta empat batu akik, 18 ring cincin, satu batu akik model liontin, tiga ring liontin dan sebuah batu akik model bacan senilai Rp 25 juta.

"Saya telah menjual beberapa buah batu akik dengan pendapatan sekitar Rp 300 ribu. Menjualnya di Pasar Kepanjen," aku Antok di Polsek Kepanjen.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved