Breaking News:

Malang Crime

Penjambret di Malang Tendang Nenek Hingga Tersungkur dan Teriak-teriak

"Cicir menarik jaket korban. Begitu jatuh tersungkur, kalung emas korban langsung diambil,"

Editor: fatkhulalami
Tribunnews.com
Ilustrasi 

SURYAMALANG.COM, SUMBERPUCUNG - Fardhu Sahri (45), alias Cicir meringkuk ditahanan Polsek Sumberpucung, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Warga jalan Tengku Umar RW 3/RT 20, Desa Sambigede, Kecamatan Sumberpucung itu dijebloskan tahanan karena menjambret.

Cicir menjambret kalung Ny Sundari (57) seberat 18 gram. Ia terpaksa menjambret, lantaran butuh uang untuk melunasi angsuran motornya.

Informasi yang dikumpulkan SURYAMALANG.COM menyebutkan, Cicir sudah tiga bulan telat membayar angsuran.

Sebelum menggasak kalung emas milik Sundari, Cicir terlebih dahulu
mengintai pergerakan perempuan asal Kalimantan Timur itu. Ketika ada peluang, Sundari yang saat itu mengendarai sepeda motor langsung ditendang untuk dijatuhkan oleh Cicir.

"Cicir menarik jaket korban. Begitu jatuh tersungkur, kalung emas korban
langsung diambil," kata Kapolsek Sumberpucung AKP Sri Widyaningsih, Senin (6/4/2015).

Sundari sempat meneriaki aksi Cicir. Warga yang mendengar teriakan Sundari
langsung mengejar Cicir. Namun Cicir berhasil melarikan diri dari kejaran
warga.

Pascamelarikan diri, Cicir sempat tinggal di Surabaya dan Tulungagung untuk
beberapa waktu. Begitu kembali ke Malang, ia langsung ditangkap oleh
polisi. Cicir berhasil ditangkap pada Sabtu (4/4/2015).

Kalung seberat 18 gram yang diambil Cicir belum sempat dijual hingga
akhirnya ia tertangkap. Atas perbuatannya itu, Cicir dijerat pasal 365 KUHP dengan ancaman hukuman di atas lima tahun.

(Benni Indo)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved