Kediri
Sebelum Cabut Nyawanya Sendiri, Kerokan Jadi Permintaan Terakhir Sumani
Menurut Murtinah, Sumani minta dikerokin karena mengaku kepalanya pusing-pusing.
SURYAMALANG.COM, KEDIRI - Sumani (40), warga kawasan Grogol, Kelurahan Singonegaran, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri, ditemukan tewas gantung diri di dalam kamar rumahnya, Rabu (8/4/2015) petang.
Seorang kerabat korban, Murtinah (45), mengatakan, Sumani semula sempat minta dikeroki ibunya.
Menurut Murtinah, Sumani minta dikerokin karena mengaku kepalanya pusing-pusing.
"Setelah dikeroki, kemudian dia kembali ke dalam kamarnya," kata Murtinah.
Murtinah mengatakan, pihak keluarga tidak menduga jika Sumani yang sehari-hari berprofesi sebagai petani itu akan melakukan perbuatan nekat.
Kejadian ini diketahui setelah kakak Sumani, mendatangi kamar Sumani.
Tapi, begitu membuka kamar Sumani, ia melihat adiknya itu sudah kaku tergantung.
Kasubag Humas Polres Kediri Kota, AKP Anwar Iskandar, ketika dikonfirmasi SURYAMALANG menjelaskan, tim identifikasi dari kepolisian tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan di tubuh Sumani.
( Didik Mashudi )