Breaking News
Rabu, 8 April 2026

Malang Kabupaten

Wakil Rakyat Terus Bahas Kompensasi Sumberpitu Malang

Jika desa mendapat kompensasi, maka akan menjadi desa mandiri yang dananya bisa dikelola untuk kepentingan desa.

Editor: fatkhulalami
SURYAMALANG.COM/Sylvianita Widyawati
Petani merasakan kesegaran air Sumberpitu disela tarian prosesi Aji Sumberpitu dalam pertemuan Forum Rembug Petani (Forti) Malang Raya di Tumpang, Kabupaten Malang, Minggu (29/3/2015). 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Komisi A DPRD Kabupaten Malang sudah melakukan peninjauan ke lokasi Sumberpitu, proyek Balai Besar Wilayah Sungai Brantas (BBWSB) Provinsi Jatim yang bakal dikelola PDAM Kabupaten Malang.

Proyek di Desa Duwet Krajan, Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang itu dikhawatirkan petani di 11 desa dari dua kecamatan (Tumpang dan Pakis) jika airnya dipakai untuk proyek air minum itu dialirkan untuk warga Kota Malang dan Kabupaten Malang.

"Dari peninjauan ke lokasi, ada dua hal yang disampaikan warga. Kekhawatiran jika petani kurang air, siapa yang bertanggung jawab. Kemudian masalah kompensasi untuk desa dekat sumber air," jelas Soemarno, anggota Komisi A DPRD Kabupaten Malang kepada SURYAMALANG.COM, Minggu (12/4/2015).

Untuk masalah kompensasi, lanjut Soemarno, perlu dibahas dalam rapat resmi di Komisi A. Sebab usulan-usulan tidak bisa diputuskan secara individu di komisi. Jika terjadi kesepakatan soal kompensasi, maka harus ada hitam di atas putih.

Termasuk besaran kesepakatannya dengan PDAM sebagai calon pengelola proyek Sumberpitu. Jika desa mendapat kompensasi, maka akan menjadi desa mandiri yang dananya bisa dikelola untuk kepentingan desa.

"Bukan sekedar CSR dari PDAM saja," tutur Soemarno.

Sebagai mantan kades, jelas Soemarno menjelaskan, pendapatan dari potensi desa sangat bermanfaat bagi.

"Selain itu juga membantu keamanan proyek itu," katanya.

Dalam kunjungan ke Sumberpitu, Soemarno didampingi empat rekannya yang lain di Komisi A, yaitu Sri Hari Kartini, Kuncoro, Muhamad Toyyib dan Lilik Alfiyatul Jannah.

(Sylvianita Widyawati)

Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved