Jagad Aneh

Warna Baju Bikin Penari Perut ini Urusan Pengadilan

Lain ladang lain belalang. Pepatah tua itu nampaknya belum dipahami dengan baik oleh Sofinar Gourian, alias Safinaz...

Editor: Aji Bramastra
dailymail.co.uk
Safinaz dan bajunya yang bermasalah. 

SURYAMALANG.COM, KAIRO - Lain ladang lain belalang.

Pepatah tua itu nampaknya belum dipahami dengan baik oleh Sofinar Gourian, alias Safinaz, seorang warga Armenia yang tinggal di Mesir.

Bagaimana tidak, ia sembarangan saja membuat baju dari bendera Mesir, yang berwarna merah, putih, dan hitam.

Yang jadi masalah, baju itu dipakainya utuk ikut kontes tarian perut alias belly dancer.

Safinaz tak mengerti, pemerintah Mesir di bawah rezim Presiden Adly Mansour, punya aturan sendiri soal bendera.

Di Mesir, anda bahkan akan ditangkap bila memasang bendera rusak, atau warnanya kusam sekalipun.

Apalagi apa yang dilakukan Safinaz : merombak bendera jadi pakaian penari perut nan seksi.

Jadilah pengadilan di Agouza, Kairo,menghukum Safinaz.

Dia didenda hukuman enam bulan penjara, tapi akhirnya dibebaskan dengan membayar uang jaminan sekitar Rp 200 juta.

Safinaz sendiri mengakui bahwa ia membuat baju penari perut itu dari bendera Mesir asli.

Sebagaimana dikutip dari The Daily Mail, Safinaz mengaku menggunakan baju itu dalam sebuah penampilan pada 2013.

Ia mengaku tak punya maksud sama sekali merendahkan martabat bangsa Mesir, dan ia mengaku tak paham dengan undang-undang yang ada di sana. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved