Breaking News:

Sidoarjo

Wow, Seru dan Menantangnya Naik Egrang!

Inilah permaianan tempo dulu, bambu panjang dipasang kayu kecil untuk pijakan kaki. Berdiri di ketinggian dan berjalan, wow seru dan menantang.

Wow, Seru dan Menantangnya Naik Egrang!
surya/miftahul faridl
EGRANG - Sejumlah siswa asyik mencoba naik egrang, permainan tradisional.

SURYAMALANG.COM, SIDOARJO - Permainan ini masuk lebel tempo doloe. Bambu panjang dipasang kayu kecil untuk pijakan kaki. Keseimbangan menjadi faktor utama dalam permainan ini.

Ya itulah permainan Egrang. Namun saat mencoba naik dua tongkat kayu yang kita kendalikan dengan dua kaki itu sangat menantang.

“Sangat seru dan menantang. Kami beridiri di ketinggian dengan ancaman jatuh yang luar biasa. Tapi bisa dikendalikan karena keseimbangan,” ucap Farid Ridha Syahputra, salah satu siswa SMAN 1 Waru Sidoarjo.

Meski seru dan menantang, namun permainan egrang ini mulai hilang di kampung-kampung.

Pelajar SMA Negeri 1 Waru mencoba membangkitkan permainan ini lagi lewat ajang Traditional Day, Salasa (21/4/2015). Dari puluhan pelajar yang mencoba, hanya segelintir yang bisa. Sisanya, jatuh dan gagal.

"Susah memang. Tapi saya bisa lho. Bisa cuma satu langkah," ujar Farid.
Pelajar kelas XI itu butuh bantuan beberapa temannya hanya untuk berdiri di atas egrang.

Farid mengaku, selama ini tidak pernah memainkan permainan tradisional ini. Di kampungnya, anak-anak sebayanya lebih tertarik permainan modern dan ngegame internet.

"Baru kali ini saya coba main egrang. Menantang juga. Ekstrem," katanya lagi-lagi tertawa.

Permainan egrang di lombakan tiap tahun di sekolah ini. Selajn egrang, ada permainan lain seperti dakon dan patelele yang dimainkan. SMA Negeri 1 Waru menghadirkan permainan tradisional setiap Hari Kartini. (Miftahul Faridl)

Editor: faiq nuraini
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved