PSSI Dibekukan

QNB League dan Divisi Utama Gagal Dilanjutkan

Secara resmi, PT Liga Indonesia memutuskan menghentikan sementara kompetisi di tanah air setelah PSSI, PT Liga dan 18 tim QNB League bertemu.

Editor: faiq nuraini
surya/hayu yudha prabowo
Aremania menyalakan flare dalam aksi di Jalan Kertanegara, Kota Malang, Jumat (24/4/2015). Arema Cronus batal bertanding melawan PBR dalam lanjutan QNB League yang sedianya digelar pada 25 April 2015 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Kompetisi sepakbola di tanah air, QNB League (ISL) dan Divisi Utama gagal digulirkan kembali. Secara resmi, PT Liga Indonesia membuat keputusan menghentikan sementara kompetisi di tanah air.

Keputusan itu dibuat seusai pertemuan antara PSSI, PT Liga, dan perwakilan seluruh 18 tim QNB League 2015. Terlebih setelah pertemuan dengan Menpora menemui jalan buntu.

CEO PT Liga Indonesia, Joko Driyono mengatakan penghentian dua kompetisi ini terhitung mulai tanggal 26 April 2015.
"Kita sudah mengirimkan surat pemberitahuan soal status kompetisi QNB League maupun Divisi Utama kepada seluruh klub. Nantinya status kompetisi akan diputuskan oleh Komite Eksekutif PSSI," kata Joko Driyono dalam rilisnya, Selasa (28/4).

Seperti diketahui dua kompetisi tersebut gagal bergulir di akhir pekan kemarin karena tidak mendapat izin keramaian dari pihak kepolisian.

Jadwal pertandingan QNB League di Kota Malang antara Arema dan PBR, Sabtu (25/4/2015) juga dibatalkan karena faktor yang sama.

Hanya satu laga yang berhasil digelar yakni Persikad Purwakarta vs Persires di Stadion Purnawarman, Purwakarta, Minggu (26/4). Di laga ini Persikad menang dengan skor 3-1. (Dyan Rekohadi)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved