Rabu, 27 Mei 2026

Arema Cronus

Imbas Kompetisi Berhenti, Gonzales Mulai Jual Apartemennya

Pilihan menjual apartemen di Surabaya itu dilakukan karena mereka butuh uang secepatnya dalam minggu-minggu ini.

Tayang:
Editor: fatkhulalami
SURYAMALANG.COM/Dyan Rekohadi
Striker Arema Cronus Cristian Gonzales bersama istrinya, Eva Gonzales 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Keputusan PSSI menghentikan liga Indonesia membuat keluarga striker Arema Cronus, Cristian Gonzales kelabakan.

Keluarga ini sedang butuh uang (BU). Tapi kenyataan yang dihadapi, sumber pendapatan sang kepala Cristian Gonzales rumah tangga justru terhenti.

Menghadapi kondisi ini Gonzales dan istrinya, Eva berinisiatif menjual salah satu aset propertinya.

Mereka menawarkan apartemen di Kota Surabaya.

"Kami tawarkan apartemen kami, Apartemen Waterplace di Pakuwon Indah Surabaya, lagi BU nih," ujar Eva Gonzales, Selasa (5/5/2015).

Sejak ditawarkan minggu lalu, apartemen mewah yang berlokasi di Surabaya Barat itu sudah mulai ada yang menawar.

Terakhir ada yang menawar senilai Rp 800 juta. Tapi Eva dan Gonzales masih pikir-pikir melepas apartemennya dengan harga itu. Mereka masih berharap ada yang menawar lebih tinggi.

Eva menyebut, pilihan menjual apartemen di Surabaya itu dilakukan karena mereka butuh uang secepatnya dalam minggu-minggu ini.

Kebutuhan itu untuk membayar pembelian apartemen di Belanda.

"Kami beli apartemen di Belanda, sudah bayar DP (uang muka), nah sekarang kami perlu membayar sisa kekurangannya, Last minute minggu ini. Kalau tidak membayar uang DP kami malah hangus," papar Eva.

Semula mereka berharap biaya penbayaran apartemen di Belanda bisa dibayar dari pendapatan Gonzales. Tapi kenyataannya kondisi sepak bola justru tidak berjalan dan membuat gaji Gonzales semakin tidak menentu kapan dicairkan.

Keluarga Gonzales membeli apartemen di Belanda untuk menyediakan tempat tinggal bagi anak sulung mereka, Amanda yang akan melanjutkan studi di negara Kincir Angin itu.

Selain itu mereka juga memiliki banyak kerabat dan keluarga yang sudah menjadi warga Belanda sehingga memungkinkan sewaktu-waktu mereka akan tinggal lama di Belanda.

(Dyan Rekohadi)

Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved