Ibu dan Anak Tewas Bareng
Ibu Terkapar di Teras, Anak Tewas Duduk di Kursi Dalam Rumah
“Saya hanya melihat saja dari luar, tidak masuk ke rumah. Saya mengira Pak Hariyadi sedang tidur di kursi,”
SURYAMALANG.COM, LAWANG - Rembati dan Hariyadi, warga jalan Sumbersekar RT 003/RW 005 Kelurahan Kalirejo, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang, yang ditemukan tewas tidak wajar, sudah dua hari tidak terlihar ke luar rumah.
Lampu di rumah Rembati juga mati dalam dua hari itu.
Baca Juga : Ibu dan Anak Tewas Bareng dengan Muntah Darah di Rumahnya
Maimunah (70), tetangga yang sering membantu korban mengatakan pada Rabu (6/5/2015) pagi masih bertemu dengan Rembati di rumahnya.
Maimunah disuruh Rembati untuk membelikan minyak goreng, tepung, dan dedak (pakan ternak).
“Saya memang biasa disuruh belanja sama Bude (panggilan akrab Rembati). Tiap hari saya yang disuruh belanja sama Bude,” kata Maimunah, Jumat (8/5/2015).
Baca Juga : Ibu Tewas dengan Pipi Berlubang, Anak Mati Muntah Darah di Kursi
Pada Kamis (7/5/2015), Maimunah juga datang ke rumah Rembati. Tetapi, Maimunah tidak masuk ke rumah. Dia hanya melihat Hariyadi, anak Rembati, duduk di kursi ruang tengah rumah itu.
“Saya hanya melihat saja dari luar, tidak masuk ke rumah. Saya mengira Pak Hariyadi sedang tidur di kursi,” ujarnya.
Pada Jumat (8/5/2015), Maimunah datang lagi ke rumah itu. Saat di lokasi, ia tetap melihat Hariyadi duduk di kursi.
Karena curiga, Maimunah memanggil Wakil Ketua RT 003, Nunuk dan dua warga lain, Fatrikah dan Mudakir, untuk mengecek ke dalam rumah.
“Kami mendapati keduanya sudah dalam kondisi meninggal. Pak Hariyadi posisinya duduk di kursi dan Bude (Rembati) tergeletak di teras bagian samping rumah,” ujarnya.
(Samsul Hadi)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/warga-lawang-lihat-korban-mati_20150508_172500.jpg)