Malang Raya

Demi Kuliah Kedokteran, Anak-anak Orang Kaya Rela Tanam Chip Dalam Telinga

Mereka pun berlaku curang. Mirip film-film James Bond atau Mission Impossible, calon mahasiswa diberi semacam chips yang dimasukkan gendang telinga.

Demi Kuliah Kedokteran, Anak-anak Orang Kaya Rela Tanam Chip Dalam Telinga
surya/sylvianita widyawati
Alur Perjokian Canggih di ujian masuk Fakultas Kedokteran, Universitas Muhammadiyah Malang, Senin (11/5/2015). 

Suko Wahono adalah PNS Poltekes Surabaya yang bertugas mengantar alat ke Elma. Mereka ditangkap di sebuah SPBU UMM.

Menurut Wahyu, untuk kelompok pertama yang terdiri dari empat orang, satu orang membayar Rp 160 juta.

Sedang untuk Elma harus membayar Rp 120 juta. Biaya itu akan dilunasi apabila peserta sudah dinyatakan lulus masuk Fakultas Kedokteran UMM.

Sebagai jaminan, peserta yang menggunakan jasa joki harus membayar uang tali Rp 1,5 juta dan menyerahkan ijazah asli serta kartu keluarga (KK).

"Kasusnya masih kita dalami dan kita lakukan pemeriksaan," jelas AKP Wahyu.

Sebagai barang bukti dibawa ponsel, kabel dan peralatan elektronik lainnya.

Untuk pasal yang akan dikenakan rencananya mengambil UU ITE (Informasi Teknologi Elektronik) pasal 32 ayat 2 jo pasal 48 ayat 2 UU 11/2008. Ancaman hukumannya sembilan tahun.

(BACA JUGA : Edan, Joki Masuk Kampus Kedokteran Sembunyikan Alat Komunikasi di Payudara!)

(Sylvianita Widyawati)

Editor: Aji Bramastra
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved