Malang Raya

Diajak Keluar Beli Ponsel, Gadis Ini Dicekik dan Disetubuhi di Kebun Tebu

Korban diajak bercinta tapi menolak. Lantas PW berteriak. Tapi mulut dibungkam oleh Imam.

Diajak Keluar Beli Ponsel, Gadis Ini Dicekik dan Disetubuhi di Kebun Tebu
palembang.tribunnews.com
ilustrasi 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Imam Syafii (20), warga Desa Kasembon, Kecamatan Bululawang, Kabupaten Malang kini ditahan di Polres Malang karena memperkosa dan menganiaya PW (16).

Peristiwa itu terjadi pada 9 Mei 2015 lalu. Modusnya, pelaku pura-pura akan membelikan korban ponsel. Tapi malah dibelokkan ke perkebunan tebu yang sepi pada pukul 20.00.

Korban diajak bercinta tapi menolak. Lantas PW berteriak. Tapi mulut dibungkam oleh Imam yang sehari-hari tukang tambal ban itu.

Imam berhasil menguasai PW. Ia mencekik lehernya dan didorong ke tanah dan disetubuhi satu kali.

Awal perkenalan Imam dengan PW, asal Desa Sukoanyar, Kecamatan Wajak bermula dari R (25), kakak korban di sebuah warung kopi.

Mereka kemudian jadi kerap ber SMS-an. Karena sudah dekat, korban diajak jalan-jalan naik motor Mio protolan.

Pelaku berbohong mengajak PW jalan-jalan untuk membeli ponsel di Bululawang. Alih-alih ke toko ponsel, pria ini malah membelokkan ke lahan tebu di Desa Kasembon, Bululawang.

Korban diancam ketika berusaha berteriak. Ancamannya adalah di motornya ada senjata tajam.

"Ndek sepedaku ono cutter (di motorku ada cutter)," ancam Imam.

Korban yang tidak berdaya malah diperlakukan tidak senonoh. Ia membuka celana dalamnya dan menyetubuhi PW di tanah.

Halaman
12
Editor: fatkhulalami
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved