Malang Raya

Jual 3 Ton Pupuk ke Pembeli Luar Wilayah, Penjual Ini Jadi Tersangka

Sebagai barang bukti adalah mobil box Mitshubisi N 8170 GA serta 3,1 ton pupuk. Rincian jumlah pupuknya adalah Phonska 30 zak, pupuk urea 6 Zak,"

Jual 3 Ton Pupuk ke Pembeli Luar Wilayah, Penjual Ini Jadi Tersangka
SURYAMALANG.COM/Sylvianita Widyawati
Pembeli dan pengecer pupuk subsidi menjadi tersangka karena melayani pembelian dari luar wilayah. Kasusnya ditangani Polres Malang, Rabu (13/5/2015). 

SURYAMALANG.COM, KEPANJEN - Sugeng Abadi (44), warga Desa Kidal, Kecamatan Tumpang dan Zaenal Arifien (46), pemilik kios pupuk subsidi di Desa Gondanglegi Kulon, Kabupaten Malang, Jawa Timur ditetapkan sebagai tersangka.

Mereka ditangkap anggota TNI ketika melintasi Kecamatan Tajinan, Senin (13/5/2015).

Hal ini karena Sugeng, petani tebu membeli pupuk subsidi di luar wilayahnya. Begitu juga dengan Zaenal.

"Awalnya yang nyari saya. Saat mengisi BBM di SPBU Gondanglegi, saya nyari-nyari info dimana tempat penjualan pupuk," ujar Sugeng di Polres Malang, Rabu (13/5/2015).

Kemudian ada yang memberitahu ada kios pupuk. Saat itu, kiosnya sudah tutup. Akhirnya dicarikan penjualnya.

"Saat itu, saya sedang mengaji. Kebetulan stok pupuk saya masih banyak," jelas Zaenal.

Ia mau melayani karena Sugeng mengaku pupuk itu untuk keperluan lahan sendiri. Apalagi pengakuan Sugeng ia terpaksa beli di luar wilayahnya karena kesulitan mendapat pupuk di Tumpang. Sudah dua bulan kosong.

"Saya ngerti itu salah," jawab Zaenal yang sudah beberapa tahun berjualan pupuk subsidi.

Kapten Infantri Agus Sujiono, Dantim Intel Korem 083 Baladika Jaya menambahkan sebelum menangkap sudah membuntuti mobil box yang ditumpangi Sugeng.

"Kita dapat info ada mobil box ke kios resmi pak Zaenal. Kemudian kita buntuti sampai Tajinan," ujar Agus terpisah.

Halaman
12
Editor: fatkhulalami
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved