Malang Raya
Ingin Cepat Kaya dan Punya Mobil, Anak Guru Kepruk Kepala Teman Wanita
"Saya dipanasi nanti bisa beli mobil sendiri kalau terjun ke bisnis itu meski masih sekolah,"
SURYAMALANG.COM, KEPANJEN - Ingin mendapatkan modal besar untuk bisnis MLM produk kesehatan, L (17), nekat melakukan pencobaan pencurian motor Honda Beat N 4271 LV milik teman wanitanya.
Tidak hanya itu, L juga nyaris membunuh H (20), korban, dengan memukul memakai kayu bagian belakang kepalanya.
L merupakan siswa sebuah sekolah menengah swasta di Kabupaten Malang. Dia, kini ditahan di Polres Malang atas perbuatannya itu.
"Kejadian percobaan perampasan motor dan upaya pembunuhan itu terjadi pada 11 Mei 2015 di Dam Blobo, Kepanjen," jelas AKP Wahyu Hidayat, Kasat Reskrim Polres Malang kepada wartawan, Kamis (14/5/2015).
L yang merupakan anak seorang guru di Kecamatan Sumbermanjing Wetan itu, niatnya menguasai motor korban karena ingin mendapatkan modal untuk bisnis MLM. Antara korban dan pelaku saling kenal.
Korban selalu mengajak L untuk terjun ke bisnis MLM dengan iming-iming mendapat banyak keuntungan dan cepat kaya.
"Saya dipanasi nanti bisa beli mobil sendiri kalau terjun ke bisnis itu meski masih sekolah," cerita L.
Untuk menjadi downline korban, setidaknya perlu membeli produk. Ia juga pernah diajak korban ke kantor MLM produk itu di Kota Malang.
Karena dipaksa terus, L pusing juga. Ia kemudian punya rencana jahat menguasai motor korban. Korban dibonceng ke kawasan Dam Blobo Kepanjen.
Sampai disana, korban disuruh menunggu dengan alasan mengambil helm ke rumah petugas pengairan di sana. Korban kemudian menunggu sambil tidur-tiduran.
Namun tersangka tidak mengambil helm karena hanya pura-pura. L hanya menunggu korban lengah untuk diberdayai.
Saat ada kesempatan, kepala bagian belakang korban dikepruk pakai kayu. Korban jatuh ke kiri, motornya jatuh ke kanan.
Korban juga berusaha dicekiknya. Tapi entah kenapa, saat itu, ia kemudian berubah pikiran.
"Saya batal niat," aku L kalem.
Apalagi, ternyata korban masih sadar. Kejadian itu diketahui warga dan dikemudian dilaporkan ke polisi.
"Saya kira dia sudah tidak sadar. Mau ambil sepedanya. Tapi belum tahu mau dijual dimana. Rencana motor itu buat bisnis MLM," kata L yang baru genap 17 tahun pada 7 April 2015.
Pengakuannya, ia baru sekali melakukan kejahatan. Perkenalan L dengan H berawal dari BBM. Ia mendapat BC (broadcast).
Orangtuanya sendiri melarang ia terjun ke bisnis MLM karena masih sekolah.
(Sylvianita Widyawati)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/pelaku-kepruk-kepala-teman_20150514_204914.jpg)