Malang Raya

Duh, Ditinggal 2 Jam, Pencuri Sikat Uang Dealer Motor Rp 50 Juta

Polisi saat itu hanya mendapati bekas congkelan pada laci kantor, tempat pegawai menyimpan dokumen penting dan kotak penyimpanan uang di sana.

Duh, Ditinggal 2 Jam, Pencuri Sikat Uang Dealer Motor Rp 50 Juta
SURYAMALANG.COM/Adrianus Adhi
Kantor pembantu Dealer Sepeda Motor, PT Panji Putra Sanjaya di Jalan Ahmad Yani Nomor 178, Kota Malang disantroni maling, Senin (25/5/2015) malam. Pencuri mengambil uang Rp 50 juta dan sebuah laptop dari kantor ini. 

SURYAMALANG.COM, BLIMBING - Kantor pembantu dealer sepeda motor, PT Panji Putra Sanjaya di jalan Ahma0d Yani, Kota Malang disantroni maling, Senin (25/5/2015) malam.

Informasinya, pencurian tersebut baru diketahui pada pukul 21.00 oleh Wahyu, seorang teknisi komputer di kantor tersebut.

Kala itu Wahyu tiba ke kantor guna memperbaiki perangkat komputer di lantai dua kantor, yang bersebelahan dengan Koperasi Sumber Makmur Jaya.

Setelah membuka kunci kantor, lalu naik ke lantai dua kantor tersebut, ia mendapati ruangan kantornya berantakan. Dua laci di sana didapati dalam keadaan terbuka, dan beberapa dokumen penting di sana juga berserakkan.

Pria berusia 27 tahun itu, kemudian melaporkan kejadian ini ke atasannya, Syafrudin (45) dan polisi.

"Saya baru diberi tahu jam sepuluh malam. Saat itu juga saya langsung ke sini dan kondisi kantor sudah ramai. Polisi, dan pegawai saya sudah berkumpul di sini," aku Syafrudin, Selasa (26/5/2015).

Dari hasil pendataan, lanjut Syafrudin, pencuri yang diperkirakan berjumlah satu orang ini tidak mengambil satu dokumen penting. Pencuri itu hanya mengambil sebuah laptop, dan uang. Kerugian yang dilaporkan pada polisi akibat pencurian ini Rp 50 juta.

"Laptop itu memang ditaruh di meja kantor setiap harinya," tambah Syafrudin.

Diduga, pencuri tersebut beraksi sekitar pukul 18.00 hingga 20.00. Dugaan ini disebabkan seluruh pegawai kantor sudah pulang sejak pukul 18.00. Sejak saat itupula kantor ini dalam keadaan sepi.

Belum diketahui darimana pencuri itu bisa masuk ke dalam kantor. Tim identifikasi polisi yang mencari jejak pencuri di kantoar ini tak mendapati ada bekas congkelan di pintu, ataupun di jendela kantor.

Polisi saat itu hanya mendapati bekas congkelan pada laci kantor, tempat pegawai menyimpan dokumen penting dan kotak penyimpanan uang di sana.

Kapolsek Blimbing Kota, AKP Budi Susetyo mengaku masih menyelidiki kasus pencurian di sini.
Oleh karena itu pula, ia belum bisa memastikan dugaan pencuri tadi apakah berasal dari orang dalam atau tidak.

"Yang pasti kami sedang melidik kasus pencurian di ruko ini," paparnya, Selasa.

(Adrianus Adhi)

Editor: fatkhulalami
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved