Jumat, 10 April 2026

Kediri

Ini Andalan Polisi untuk Ungkap Mayat Terbakar di Gunung Wilis

Keterangan dari para saksi terkait peristiwa mayat terbakar di dalam mobil kijang kapsul sangat minim.

Editor: fatkhulalami
SURYAMALANG.COM/Didik Mashudi
Salah satu putri H Mahfudz memperlihatkan album foto orangtuanya. 

SURYAMALANG.COM, KEDIRI - Penyidik Polres Kediri Kota masih menunggu hasil resmi penelitian tim labfor Polda Jatim dan hasil tes DNA. Dua hasil penelitian itu diharapkan dapat mengungkap kasus penemuan mayat di dalam mobil terbakar di tempat parkir wisata air terjun Dolo, Gunung Wilis.

Kasatreskrim Polres Kediri Kota AKP Made Yogi P menjelaskan, keterangan dari para saksi terkait peristiwa mayat terbakar di dalam mobil kijang kapsul sangat minim.

"Kami mengandalkan hasil penelitian tim labfor dan hasil tes DNA," ungkap AKP Made Yogi, Kasatreskrim Polres Kediri Kota kepada Surya, Kamis (18/6/2015).

Dijelaskan Made Yogi, dibutuhkan waktu sekitar dua minggu untuk mengetahui hasil labfor dan tes DNA.
Karena dari hasil tes dan penelitian itu, nanti akan diketahui apakah di lambungnya ada racun atau tidak. Termasuk di pembuluh darahnya ada kandungan asap atau tidak.

"Kalau di lambung ada racun berarti meninggal akibat keracunan. Demikian pula jika di pembuluhnya ada asap berarti masih hidup dibakar," jelasnya.

Sementara hasil keterangan awal hanya memastikan jika mayat yang terbakar di dalam mobil berjenis kelamin pria. Keterangan ini diperkuat dari ciri fisik alat kelamin korban yang masih dapat dikenali petugas.

Petugas masih mengesampingkan kemungkinan motif korban sengaja melakukan bunuh diri dengan cara membakar diri.

"Kami belum dapat menyimpulkan," tambahnya.

Diberitakan sebelumnya, kebakaran mobil kijang kapsul nopol AG 894 RC di tempat parkir air terjun Dolo juga ditemukan mayat yang hangus terbakar.

Dari penyelidikan pemilik mobil diketahui bernama H Mahfudz warga Tulungagung. Petugas telah melakukan tes DNA dengan sampel pembanding dari salah satu anak kandungnya.

Sebelumnya Nurul Hidayati, salah satu anak kandungnya menjelaskan jika ayahnya sebelum pergi sempat menyerahkan buku tabungan dan kartu ATM. Namun tidak memberitahu tujuan kepergiannya.

(Didik Mashudi)

Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved