Breaking News:

Jagad Aneh

Kim Jong Un Tak Suka Desain Airport Baru, Arsitek Dihukum Mati!

Entah apa yang akan dilakukan Kim Jong Un andai tukang cukur rambutnya salah memotong rambutnya satu centimeter lebih pendek....

mirror.co.uk
Kim Jong Un dan istrinya, saat melakukan inspeksi ke hasil renovasi Bandara Pyongyang. 

SURYAMALANG.COM, KOREA UTARA  -Arsitek gagal memenuhi harapan dari klien adalah hal yang biasa.

Tapi, hal itu akan menjadi petaka bila arsitek yang bersangkutan mengerjakan proyek pemerintah Korea Utara.

Media Inggris, The Mirror, pada 28 Juni 2015 menulis, seorang arsitek di Korut, yakni Ma Wong Chun, dihukum mati gara-gara desainnya dianggap 'jelek' oleh pimpinan Korut, Kim Jong Un!

Ma Wong Chun sendiri diberi mandat untuk mengerjakan proyek modernisasi Bandar Udara Pyongpyang.

Bandara ini sejatinya akan diresmikan pada pekan ini, dengan menerima penerbangan dari Tiongkok dan Rusia.

Nah, pembangunan Bandara ini sempat tertunda, karena Kim Jong Un dikabarkan tak suka dengan desain hasil karya Ma.

Ma Wong Chun pun ditangkap, dan ia tewas dalam hukuman mati pada November 2014 lalu.

Tak dijelaskan apa alasan eksekusi itu, tapi pemerintah Korut menyebut Ma dihukum mati karena melakukan korupsi dan 'tidak melakukan instruksi'.

“Ada cacat dalam pembangunan tahap akhir dari Terminal 2, karena arsiteknya gagal menampilkan ide pemerintah soal keindahan arsitektur, dimana kehidupan dan jiwa menjadi satu dalam arsitektur, sehingga bisa menampilkan karakter dan identitas bangsa,” demikian kata Kim, menurut terjemahan dari berita yang ditulis media lokal Korea Utara, NKNews.

Kantor Berita Korea Utara baru-baru ini merilis 30 foto dimana Kim Jong Un dan istrinya, melakukan inspeksi sebelum Bandara baru ini diresmikan.

Foto-foto itu memperlihatkan Kim Jong Un melihat kemewahan dalam Bandara, termasuk lounge eksklusif, shopping center, bahkan toko coklat nan mewah.

Dan tentu saja, di sekian banyak foto itu, tak nampak satu pun wajah dari Ma Wong Chun, sang arsitek. (*)

Editor: Aji Bramastra
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved