Malang Raya

Pria Ini Tak Bisa Mandi Saat Hendak Salat Jumat, Ini Sebabnya

"Akhirnya terpaksa masak air menggunakan air galon. Sampai siang ini air PDAM masih belum mengalir,"

Pria Ini Tak Bisa Mandi Saat Hendak Salat Jumat, Ini Sebabnya
Tribunnews.com
ilustrasi 

SURYAMALANG.COM, LOWOKWARU - Aliran air PDAM Kota Malang di RW 8 Kelurahan Merjosari, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Jawa Timur mati, Jumat (3/7/2015) mulai pukul 03.00. Warga yang tidak punya sumur kebingungan mendapatkan air untuk kebutuhan sehari-hari.

Seperti yang dialami Happy Gagas (23), warah Perumahan Joyogrand, Kelurahan Merjosari, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang. Happy mengetahui air PDAM mati saat sahur. Saat itu, Happy hendak masak air untuk membuat teh. Ternyata air PDAM di kontrakannya tidak mengalir.

"Akhirnya terpaksa masak air menggunakan air galon. Sampai siang ini air PDAM masih belum mengalir," kata Happy.

Happy juga kebingunan saat hendak mandi karena air PDAM masih mati. Kebutuhan air di rumah kontrakannya hanya mengandalkan air PDAM. Tidak ada sumur di rumah kontrakannya.

"Saya tidak mandi saat hendak salat jumat. Kalau mau buang air juga numpang di masjid," ujarnya.

Hal sama juga dialami Faroki, warga RW 8 Kelurahan Merjosari, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang. Air PDAM di rumah Faroki juga mati sejak sahur. Ia juga kebingungan mendapatkan air bersih karena tidak memiliki sumur.

"Biasanya air PDAM di sini lancar. Air PDAM pernah mati sekitar satu setengah tahun lalu. Sekarang mati lagi," katanya.

Direktur Utama PDAM Kota Malang, Jemianto mengatakan belum mengetahui penyebab matinya aliran air PDAM di wilayah Merjosari. Jemianto mengaku saat ini sedang berada di Jakarta.

"Saya belum dapat informasi soal itu. Sekarang saya di Jakarta. Nanti saya cek dulu pegawai," katanya.

Penulis: Samsul Hadi
Editor: fatkhulalami
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved