Malang Raya

Wow, Baru Jam 10 Pagi, Formulir Daftar SMA Favorit Malang Sudah Ludes!

Ada 400 formulir yang disiapkan. Ludes dalam waktu tak sampai dua jam.

Wow, Baru Jam 10 Pagi, Formulir Daftar SMA Favorit Malang Sudah Ludes!
suryamalang
Orangtua murid berjubel di SMA Negeri 4 Kota Malang, Sabtu (4/7/2015). 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN – Kompleks SMA Tugu Kota Malang masih menjadi favorit para pelamar Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB), yang mulai dibuka Sabtu (4/7/2015) pagi.

Mereka menyerbu tiga sekolah di sana, serta mengambil formulir pendaftaran.

Salah satunya adalah Rianda Kusuma (27), warga Jl Muharto Kota Malang. Dia menghantarkan adik bungsunya, Elta yang memiliki nilai rata-rata 91 untuk mendaftar di SMA Negeri 4 Kota Malang.

Ia mengambil formulir pendaftaran, lalu mengisinya, kemudian diserahkan pada petugas verifikasi di sma tersebut.

“Kami mendapat urutan ke 158 saat mendaftar,” aku Rianda pada Surya.

Rianda memaparkan ia sengaja memilih SMA Negeri 4 sebagai lokasi pertama mendaftar lantaran pilihan sekolah negeri favorit banyak.

Di sini, SMA Negeri 4 masuk dalam rayon 2 bersama SMA Negeri 2, 5,7, dan SMA Shalahudin, SMA Nasional, serta SMA Panjura.

Kepala SMA Negeri 4 Kota Malang, Tri Suharno mengatakan bahwa sekolahnya menyiapkan 400 formulir dan lima operator pendaftaran untuk melayani pendaftar.

“Ternyata sudah hampir habis sejak jam 10-an ini,” ujar Tri.

Kendati demikian, formulir yang keluar dan yang masuk tak seimbang. Tri mengatakan formulir yang keluar lebih banyak dari yang masuk.

“Perbedaannya 50 persen,” jelasnya.

Kondisi tak jauh berbeda dengan SMA Negeri 1, dan 3. Di sekolah ini orang tua murid, dan pendaftar masih mengambil formulir pendaftaran.

"Kami menyiapkan 200 formulir, tapi baru 100 yang mengembalikan," ungkap M Sholeh, humas SMA Negeri 1 Kota Malang.

Sementara, alasan pendaftar belum mengembalikan formulir untuk melihat nilai pendaftar yang masuk. Mereka khawatir jika formulir sudah masuk, lalu pendaftaran diproses, kemudian pendaftar tak masuk ke sekolah yang dituju.

"Selain itu, kami sulit mencabut berkas untuk ganti rayon pendaftaran,” ungkap Samsul, salah satu orang tua pendaftar. (*)

Penulis: Adrianus Adhi
Editor: Aji Bramastra
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved