Malang Raya

Soal Sepele, Geng Motor Keroyok Satpam dan Karyawan SPBU Hingga Luka

Pengendara yang diperkirakan berusia 30 tahun, berbadan kekar, dan berambut cepak ini lantas memaki Yusuf, hingga berujung adu mulut.

Soal Sepele, Geng Motor Keroyok Satpam dan Karyawan SPBU Hingga Luka
SURYAMALANG.COM/Adrianus Adhi
Lima petugas di SPBU Jalan Bendungan Sutami menjadi korban pengeroyokan. Mereka harus dilarikan ke rumah sakit akibat luka pukul sektar 8 pemuda tak dikenal. 

SURYAMALANG.COM, LOWOKWARU – Beberapa pemuda mendatangi Stasiun Pengisian Bakar Umum (SPBU), Jalan Bendungan Sutami, Minggu (6/7/2015) dini hari. Mereka mengeroyok lima petugas SPBU hingga babak belur.

Informasinya, pengeroyokan ini berlangsung sekitar pukul 2.00. Pemicunya adalah soal sepele, yakni teguran dari Yusuf (38), satpam SPBU pada seorang pengendara sepeda motor, yang hendak masuk ke dalam toilet dengan menggunakan sepatu.

Teguran ini rupanya membuat pengendara yang belum diketahui identitasnya ini marah. Pengendara yang diperkirakan berusia 30 tahun, berbadan kekar, dan berambut cepak ini lantas memaki Yusuf, hingga berujung adu mulut.

Tak hanya itu, pengendara ini juga masih tak terima meskipun Yusuf sudah meminta maaf. Pemuda tersebut lantas memanggil teman-temannya, lalu menyerang operator SPBU. Empat operator, dan Yusuf menjadi korban atas penyerangan ini.

Keempat korban pengeroyoan yang lain adalah Likin, Doni, Rosi dan Amirul. Mereka rata-rata mengalami luka di kepala, dan kaki.

“Kelima orang ini sempat dilarikan ke Rumah Sakit Islam Unisma, tapi pagi tadi mereka sudah dipulangkan,” kata pengawas SPBU Jalan Bendungan Sutami, Firman Rosadi pada Surya, Minggu sore.

Firman mengatakan korban terparah dari insiden ini adalah Yusuf. Ia mengalami luka dibagian kepala akibat dipukul dengan botol minuman. Yusuf, dan korban lain kemudian dilarikan ke rumah sakit oleh warga sekitar.

“Penyerangan ini terjadi di dekat kantor, dan terekam CCTV,” tambah Firman.

Dalam rekaman tersebut, penyerangan terjadi sekitar 20 menit lamanya. Penyerangan dilakukan oleh delapan orang yang identitasnya hingga kini masih belum diketahui. Polisi juga kesulitan melacak mereka lantaran para pemuda ini menggunakan helm sepeda motor saat beraksi.

“Sepeda motor mereka diparkir jauh dari SPBU, jadi tidak terekam,” kata seorang petugas SPBU yang lain.

Kasat Reskrim Polresta Malang AKP Adam Purbantoro mengaku masih menelusuri insiden ini.

“Anggota sedang mencari bukti dan menelusuri laporan ini,” kata Adam.

Ia menambahkan kejadian ini hanya membuat lima pegawai SPBU terluka. Sementara, barang berharga di SPBU tersebut tidak ada yang hilang.

Walau demikian, penyerangan ini sempat membuat SPBU Jalan Bendungan Sutami tidak beroperasi akibat seluruh pegawainya dilarikan ke rumah sakit. SPBU ini baru beroperasi lagi pada Minggu pagi.

Penulis: Adrianus Adhi
Editor: fatkhulalami
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved