Malang Raya
Besok, Calon Mahasiswa Baru Universitas Negeri Malang Registrasi Ulang
Camaba harus melakukan registrasi administrasi ulang dengan menyertakan bukti pembayaran UKT semester pertama yang telah ditentukan14 Juli 2015.
Penulis: sulvi sofiana | Editor: fatkhulalami
SURYAMALANG.COM, LOWOKWARU – Sebanyak 2.400 calon mahasiswa baru (camaba) jalur Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) Universitas Negeri Malang (UM) akan melakukan registrasi ulang pada Kamis (23/7/2015) besok mulai pukul 07.00 sampai dengan pukul 15.00.
Dalam registrasi itu, camaba harus melakukan registrasi administrasi ulang dengan menyertakan bukti pembayaran UKT semester pertama yang telah ditentukan14 Juli 2015. Jumlah camaba melalui jalur ini mengalami peningkatan dari kuota awalnya sebesar 1.890, yang merupakan kuota 30 persen dari kuota keseluruhan.
Wakil Rektor I UM, Prof Dr Ir Hariyono MP menjelaskan, peningkatan jumlah penerimaan itu dikarenakan sebanyak 510 mahasiswa tidak mendaftar ulang pada jalur SNMPTN.
“Mereka tidak mendaftar dengan berbagai alasan, kebanyakan alasan karena diterima kerja diperusahaan tertentu atau diterima sekolah kedinasan,” jelasnya saat ditemui SURYAMALANG.COM usai acara Halal Bihalal di Graha Cakrawala UM.
Sedangkan sebanyak 6.957 pendaftar sudah terdata untuk jalur mandiri yang ditutup pada 14 Juli 2015. Dari jalur mandiri, sesuai ketentuan hanya akan diterima sebesar 20 persen dari kuota keseluruhan 1.300 mahasiswa. Jumlah ini dapat bertambah jika ternyata tidak semua camaba melakukan registrasi ulang di jalur SBMPTN, sehingga kuota akan ditambahkan pada jalur mandiri.
“Bidik misi akan kami berikan pada 717 mahasiswa, dengan harapan jumlah itu sudah memenuhi 20 persen kuota bidikmisi dari dua jalur awal (SNMPTN dan SBMPTN). Sehingga seminim mungkin tidak ada bidik misi di jalur mandiri,” jelasnya.
Hariyono juga menegaskan, telah disepakati tidak ada bidikmisi di jalur mandiri. Hal ini telah disosialisasikan melalui website bersama sosialisasi besaran Uang Kuliah Tunggal (UKT) dan Sumbangan Pembinaan Sarana Akademik (SPSA)
“UKT Jalur mandiri minimal itu golongan 4 yaitu lebih dari Rp 4 juta, untuk sumbangan sesuai progdi masing-masing,” pungkasnya.
Besaran sumbangan ditentukan dari kebutuhan setiap Progdi, menurut Hariyono untuk fakultas Teknik dan MIPA sangat membutuhkan pembaruan peralatan laboratorium. Sedangkan fakultas lain juga membutuhkan peningkatan sarana gedung.
Tes jalur mandiri ini akan dilaksanakan tanggal 27 sampai 31 Juli 2015. Dengan menggunakan 500 komputer siap pakai dan 50 komputer cadangan.
“Pelaksanaan tes tergolong lama, yaitu lima hari. Kami membaginya menjadi beberapa gelombang, hari Senin sampai Kamis ada tiga gelombang dan Jumat dua gelombang,” ujarnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/mahasiswa-baru_20150722_191536.jpg)