Jumat, 10 April 2026

Malang Raya

PPP Dicoret Sebagai Partai Pengusung Rendra-Sanusi, Ini Alasannya

Ketua KPU Kabupaten Malang Santoko menambahkan, dari jumlah sebaran parpolnya, pilkada Kabupaten Malang hanya ada tiga pasangan calon yang mendaftar.

Tribunnews.com
Ilustrasi 

SURYAMALANG.COM, KEPANJEN - PPP dicoret KPU Kabupaten Malang sebagai partai mengusung pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Malang, Rendra Kresna-Sanusi.

Alasannya, PPP terjadi dualisme. Harusnya, sesuai persyaratan pada peraturan KPU No 12/2015, dua DPP harus memberikan surat rekom pada pasangan yang sama.

"Ini yang diserahkan hanya rekom DPP PPP versi muktamar Surabaya," jelas Abdul Holik, komisioner KPU Kabupaten Malang kepada SURYAMALANG.COM, Senin (27/7/2015).

Ia memberikan contoh, rekom dari Partai Golkar. Dua kubu memberikan dua rekom, yaitu DPP Golkar Aburizal Bakrie dan Agung Laksono pada nama yang sama yaitu Rendra Kresna-Sanusi.

"Sehingga kalau hanya satu rekom dari DPP PPP versi muktamar Surabaya, maka tidak mencukupi," tambah Holik.

Masalah itu, lanjut Holik, pihaknya sudah menyampaikan ke tim Rendra-Sanusi. Sehingga parpol pengusungnya sekarang tinggal lima saja, yaitu Partai Golkar (12 kursi), PKB (8 kursi), Partai Nasdem (4 kursi), Partai Gerindra (7 kursi) dan Partai Demokrat (3 kursi).

"Dari jumlah kursi parpol pengusung sudah lebih dari cukup," tuturnya.

Sebab sudah mewakili 34 kursi di dewan. Sedang PPP memiliki dua kursi di DPRD Kabupaten Malang. Dengan begitu, PPP hanya sebagai pendukung bersama PKS, partai nonparlemen.

Ketua KPU Kabupaten Malang Santoko menambahkan, dari jumlah sebaran parpolnya, pilkada Kabupaten Malang hanya ada tiga pasangan calon yang mendaftar. Dengan begitu, KPU sudah menutup lebih awal jadwal pendaftarannya.

"Kalau lihat sebaran partainya, cuma tiga paslon saja yang daftar. Berikutnya, kita akan melakukan penelitian dan kelengkapan syarat," ungkap Santoko.

Selain itu, KPU juga akan melakukan MoU dengan IDI Malang Raya terkait persiapan tes kesehatan bagi pasangan calon. Rencana tes kesehatan dijadwalkan pada 29 Agustus 2015 nanti di RSSA Malang.

Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved