Breaking News:

Surabaya

Mahasiswi Cantik Ini Raih Prestasi Lomba Pidato Bahasa Inggris Asia Pasifik

10 Negara yang mengikuti Student English Speech Competition adalah Indonesia, Cina, Malaysia, Filipina, Korea, Thailand, India, Iran, Bangladesh, dan

Penulis: musahadah | Editor: musahadah
Mahasiswi Cantik Ini Raih Prestasi Lomba Pidato Bahasa Inggris Asia Pasifik
istimewa
Shintya Tanggara

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Mahasiswa Fakultas Teknobiologi, Universitas Surabaya (Ubaya) Shintya Tanggara meraih prestasi membanggakan di ajang Student English Speech Competition di Thailand.

Di lomba yang kali pertama diadakan oleh AUAP (Association of Universities of Asia and the Pacific) di Suranaree Hall – Hotel Surasammanakhan, kompleks Suranaree University of Technology, Nakhon Ratchasima, Thailand ini, Shintya meraih juara tiga.

Shintya Tanggara berhasil mengalahkan 32 peserta dari 10 negara dari Asia – Pasifik.

10 Negara yang mengikuti Student English Speech Competition ini adalah Indonesia, Cina, Malaysia, Filipina, Korea, Thailand, India, Iran, Bangladesh, dan Australia.

Dari Indonesia yang diwakilkan dari Universitas Surabaya ada 3 mahasiswa yaitu Shintya Tanggara dari Fakultas Teknobiologi, Gery dari Fakultas Teknik, dan Kevin dari Fakultas Bisnis dan Ekonomika.

Lomba Student English Speech Competition yang digelar untuk memperingati 20 th AUAP berlangsung sejak 23-24 Juli 2015 lalu.

Ditemui saat tiba di Surabaya, Shintya menuturkan rasa senang karena sudah membawa nama Indonesia dan Ubaya dalam ajang Internasional kali ini.

Lomba di bagi menjadi 5 batch, tanggal 23 Juli 2015 batch 1-3, dan tanggal 24 Juli 2015 batch 4-5.

Masing-masing peserta harus membawakan tema Equality for Women yang dipresentasikan selama lima menit.

Kemudian diberi dua tema untuk dipresentasikan selama satu dan dua menit dilanjutkan dengan pertanyaan selama dua menit.

Di lomba ini, peserta hanya berhadapan dengan juri, para peserta lomba hanya dipanggil secara acak. Peserta yang sudah presentasi diperbolehkan menjadi penonton di tempat yang sudah disediakan.

Juara pertama lomba ini diraih perwakilan dari Malaysia dan juara ke dua dari Filiphin. “ Saya banyak berdoa saja karena saingan saya susah untuk dikalahkan apalagi yang bahasa kesehariannya menggunakan bahasa inggris” jelas wanita 19 tahun ini.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved