Malang

Makan Gratis dan Sepuasnya di Warung Infaq Kota Malang, tapi

Tak ada pungutan biaya lantaran Baznas telah membiayai makanan mereka. Baznas sendiri mendapat modal dari sumbangan Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Makan Gratis dan Sepuasnya di Warung Infaq Kota Malang, tapi
SURYAMALANG.COM/Hayu Yudha Prabowo
M Fauzan Zenrif, Ketua Baznas Kota Malang mempersiapkan warung infaq di Pasar Baru Comboran Kota Malang, Kamis (30/7/2015). Warung ini akan mulai beroperasi pada 1 Agustus 2015. 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Malang kini memiliki warung Infaq. Warung yang memiliki tujuan memberi makan orang-orang miskin ini diresmikan Wali Kota Malang, M Anton pada Kamis (30/7/2015) pagi.

Warung bernama ‘Abahe Wong Cilik’ ini berlokasi di lantai satu Pasar Comboran. Pengamatan SURYAMALANG.COM, ukuran warung sangat besar lantaran bangunan tersebut menempati tiga bedak seukuran 2 x 2 meter. Sejumlah perlengkapan seperti meja, dan kursi juga telah tertata di sana.

Ketua Baznas Kota Malang, Fauzan Zenrif menjelaskan warung ini menyediakan makanan gratis pada masyarakat miskin. Menu yang akan ada di warung ini beragam. Mulai dari telor, sayur hingga ayam. Seluruh menu ini disesuaikan dengan kondisi warung infaq.

Ia juga memastikan, bahwa tak ada pungutan biaya lantaran Baznas telah membiayai makanan mereka. Baznas sendiri mendapat modal dari sumbangan Pegawai Negeri Sipil (PNS). Sumbangan tersebut dipergunakan untuk membantu masyarakat kecil di Kota Malang, salah satunya lewat Warung Infaq.

Meski begitu, masyarakat yang bisa makan di warung ini harus menjadi anggota Baitul Mall, atau binaan Baznas Kota Malang. Masyarakat juga harus masuk kategori warga miskin dan memiliki kartu tanda penduduk Kota Malang untuk mendapat layanan tersebut.

“Targetnya ada 200 orang yang bisa kami layani,” kata Fauzan pada wartawan usai launching Warung Infaq, Kamis pagi.

Fauzan menambahkan, pemikiran warung Infaq ini berawal dari kenyataan masyarakat kecil, seperti tukang becak, dan pekerja kasar, yang tidak sempat makan sebelum bekerja.

“Ini salah satu program mengentas kemiskinan, semua masyarakat miskin yang menjadi binaan Baznas di Kota Malang boleh makan sepuasnya,” imbuh Abah Anton, sapaan akrab Wali Kota Malang usai meresmikan warung tersebut.

Abah menjelaskan, warung tersebut merupakan upaya untuk memberikan bantuan kepada masyarakat kecil yang ingin makan tetapi memiliki uang yang terbatas.

“Mereka boleh makan sepuasnya, tapi diharuskan untuk membayar infaq seikhlasnya,” tutur Abah Anton.

Menurut Abah, tujuan infaq ini untuk meningkatkan Iman dan Taqwa masyarakat kecil. Infaq itu dikelola lagi oleh Baznas, lalu diberikan kembali dalam bentuk progam meningkatkan kesejahteraan masyarakat kecil.

Sementara, dalam peresmian ini juga digelar kegiatan membagikan makanan gratis pada warga sekitar. Pembagian ini dilakukan Baznas sebagai pengumuman bahwa aka nada warung makan gratis di sekitar Pasar Comboran.

Dalam kesempatan itupula, Fauzan menambahkan bahwa sudah membebaskan 2.450 masyarakat kecil yang terkena belitan hutang oleh renternir. Biaya total pelunasan ini mencapai Rp 2,5 miliar. Mereka juga diberi modal, untuk berusaha sendiri.

“Ke depan keberadaan Baitul Mall akan didirian di seluruh kelurahan Kota Malang,” tambahnya.

Penulis: Adrianus Adhi
Editor: fatkhulalami
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved