Pra PON
Tenis Jatim bakal Depak Dua Atlet
"Dari 10 atlet akan dikerucutkan jadi 8. Namun dua petenis yang tak lolos tetap jadi pelapis atlet puslatda," jelas Panji Bana, Kamis (30/7/2015).
Penulis: Sudharma Adi | Editor: Parmin
SURYA.co.id | SURABAYA - Menghadapi Pra PON pada September 2015 di Balikpapan tenis Jatim berusaha mematangkan persiapan. Ini terlihat dengan rencana tenis Jatim yang akan mendepak dua petenis, sehingga hanya ada 8 petenis terbaik di Pra PON nanti.
Pelatih tenis puslatda Jatim, Panji Bana menguraikan, saat ini Jatim memiliki 10 petenis terbaik untuk berlaga di Pra PON. Sedang dalam Pra PON nanti kuota yang tersedia 8 atlet, maka dua petenis akan terdepak.
"Dari 10 atlet akan dikerucutkan jadi 8. Namun dua petenis yang tak lolos tetap jadi pelapis atlet puslatda," jelasnya, Kamis (30/7/2015).
Adapun 10 petenis puslatda Jatim itu terdiri atas 5 petenis putra dan 5 petenis putri.
Mereka adalah Armando Soemarno, Fabian Soemarno, Roy Cahyo, Frederico Rumambi dan Antoni Susanto. Sedang petenis putri terdiri dari Aldila Soejiati, Voni Darlina, Erpilia Herlina, Diah Mustika Pratiwi, dan Oktavia Ayu Dewi.
Penentuan 8 petenis untuk Pra PON kemungkinan besar akan diketahui mendekati pelaksanaan Pra PON mendatang.
"Saat ini latihan intensif terus dilakukan atlet mendekati Pra PON," ujarnya.
Pada Pra PON, nomor yang dipertandingkan yakni beregu putra putri, tunggal putra putri, dan ganda campuran.
Dengan total tujuh emas yang akan diperebhutkan, Jatim memprediksi peluang emas akan diraih di nomor putri beregu, tunggal putra dan putri serta ganda campuran.
"Peluang meraih emas itu tetap ada. Namun yang jadi target kami adalah meloloskan semua atlet ke PON Jabar 2016," katanya.
Pihaknya menilai target itu kemungkinan besar bisa dipenuhi, karena selain latihan intensif, Jatim juga telah menggelar training centre (TC) di PDAM Ngagel Tirto Surabaya selama seminggu pada awal Juli lalu.