Malang Raya

Terbaik, SMPN 3 Malang Wakili Jatim di Lomba Pengelolaan Dana BOS

SMPN 3 Malang terpilih menjadi wakil Jatim bersama SMPN 1 Surabaya dan SMPN 2 Pandaan.

Terbaik, SMPN 3 Malang Wakili Jatim di Lomba Pengelolaan Dana BOS
SURYAMALANG.COM/Sulvi Sofiana
Wali Kota Malang M Anton saat tiba di SMPN 3 Kota Malang, Kamis (30/7). 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN – Pengelolaan Bantuan Operasional Sekolah (BOS) SMPN 3 Malang berhasil membawa sekolah itu menjadi wakil Jawa Timur dalam lomba Tata Kelola dana BOS Tahun 2015.

Dua minggu lalu, tim penilai di tingkat provinsi telah menilai perwakilan sekolah tiap kota, dan SMPN 3 Malang terpilih menjadi wakil Jatim bersama SMPN 1 Surabaya dan SMPN 2 Pandaan.

Untuk itu, tim penilai tata kelola dana BOS tahun 2015 tingkat nasional kali ini melakukan penilaian terhadap data dan wawancara sebelum di lakukan presentasi Agustus 2015.

Kedatangan tim penilai yang didampingi, Wali Kota Malang, M Anton didampingi Kadiknas, Zubaidah disambut tari Beskalan dan kreatifitas seni siswa SMP Negeri 3 Kota Malang, Kamis (30/7/2015).

Tim Penilai Pusat melakukan penilaian terhadap sekolah-sekolah yang mewakili provinsi dalam penilaian tingkat nasional dan dilakukan dalam 2 tahap. Penilaian tahap pertama dilakukan melalui kunjungan ke sekolah untuk pemeriksaan dokumen dan wawancara dengan warga sekolah.

Sedangkan penilaian tahap 2, yakni penilaian yang dilakukan melalui presentasi dan wawancara dari perwakilan sekolah, pada saat sekolah diundang ke Jakarta.

Ade Tatang Risyadi, tim penilai nasional dari Tim Pengembang BOS Pusat, Direktorat Pembinaan SMP, menjelaskan, penilaian dilakukan mulai dari kepala sekolah, bendahara, orang tua siswa, komite, dan bapak ibu guru.

“Yang terpenting yaitu adanya transparansi adanya dana BOS terhadap orang tua. Dengan demikian orang tua peduli akan lebih peduli dan mempunyai punya keyakinan untuk meningkatkan kualitas sekolah,” paparnya.

Kepala Sekolah SMPN 3 Malang, Burhanuddin memaparkan, tidak ada persiapan khusus untuk tim penilai dana BOS. Karena semua data telah menjadi bahan pertanggung jawaban dan siap dipresentasikan.

“Kami diminta presentasi yang bagus untuk di pusat, berkaitan dengan tata kelola mulai dari perencanaan , pelaksanaan, pelaporan dan dampaknya,” jelasnya.

Sedangkan M Anton menjelaskan, pada 2015 ini Pemerintah Kota Malang telah mengalirkan bantuan pendidikan kepada anak SMP Rp 115 ribu per bulan (APBD)  dan Rp 83 ribu per bulan (APBN).

"Kami berharap, bantuan pendidikan kepada siswa mendekati perhitungan UNICEF sebesar Rp 3 juta/tahun,” jelasnya sekaligus mengungkapkan rasa bangganya SMPN 3 Malang yang berhasil mewakili Jatim untuk Lomba Tata Kelola Dana BOS 2015.

Penulis: sulvi sofiana
Editor: fatkhulalami
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved