Bojonegoro
Inilah Kronologi Kericuhan di Kawasan Exxonmobil Cepu Bojonegoro
Sekitar 8.000 pekera tambang minyak Exxonmobile di Bojonegoro mengamuk, dan inilah kronologi peristiwa versi para pekerja.
Penulis: Iksan Fauzi | Editor: Aji Bramastra
SURYAMALANG.COM, BOJONEGORO - Kerusuhan terjadi di Enggeneering procurment Contructrion (EPC-1) lokasi pengeboran minyak yang dikelola oleh Exxonmobil Cepu Limited di Desa Mojodelik, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Sabtu (1/8) siang.
Di sana, ada sekitar 8.000 pekerja.
Inilah kronologi kerusuhan versi beberapa pekerja yang diwawancarai reporter SURYA di lokasi EPC-1 :
1. Sekitar pukul 11.00 : Para pekerja mempersiapkan diri menjelang waktu istirahat.
2. Tumpukan pekerja antri di satu pintu. Beberapa orang pekerja ada yang terjadi karena mereka berdesakan keluar.
3. Pukul 11.30 : Melihat antrean panjang dan ada pekerja terjatuh karena berebut keluar, tanpa ada yang mengoordinir, mereka langsung mengamuk.
4. Kepala Security bernama Joko Herlambang mencoba menenangkan para pekerja, namun, dia malah menjadi amukan massa.
5. Satu mobil dibakar, empat mobil dirusak. Mobil yang dirusak antara lain jenis Pajero, Fortuner, Innova, Ranger.
6. Pekerja melempar batu ke perkantoran, kaca kantor pecah, pos security dibakar.
7. Ribuan pekerja itu lalu mendatangi kantor PT Tripatra dan EMCL yang berjarak dekitar 5 km. namun, di kantor itu tidak ada pimpinan menejemen.
8. Sekitar pukul 14.00, para pekerja membubarkan diri dan pulang ke rumah. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/pekerja-tambang-minyak-di-bojonegoro-ngamuk-bakar-fasilitas-kantor_20150801_162413.jpg)