Malang Raya

Ini Sebab Kakek 65 Tahun Gantung Diri

"Kejadian meninggalnya pak Sujono sempat mengagetkan warga sekitarnya. Karena sebelumnya korban terlihat biasa dengan latihan berjalan di jalan desa,"

Penulis: Ahmad Amru Muiz | Editor: fatkhulalami

SURYAMALANG.COM, BATU - Sujono (65), seorang petani warga Desa Sumbergondo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu nekat mengakhiri hidup dengan gantung diri.

Diduga, kenekatan kakek Sujono bunuh diri itu karena sakit tahunan hingga kaki linu tidak kunjung sembuh meskipun sudah diobati kemana-mana.

Kapolsek Bumiaji, AKP Sukatno mengatakan, tubuh kakek Sujono ditemukan warga meninggal dunia dengan leher terlilit sabuk yang menggantung di pohon chery ditepi jalan desa pukul 04.00, Selasa (11/8/2015). Saat itu juga, warga langsung melapor ke perangkat desa setempat yang meneruskan laporan ke Polsek Bumiaji.

"Petugas kami langsung datang ke lokasi dan melakukan pemeriksaan luar pada tubuh korban, ini setelah keluarga tidak mengizinkan dilakukan otopsi," kata Sukatno, Selasa (11/8/2015).

Setelah dilakukan pemeriksaan terhadap tubuh kakek Sujatno, menurut Sukatno, petugas tidak menemukan luka di tubuhnya bekas penganiayaan atau yang lainya. Dengan demikian sementara disimpulkan kematian kakek Sujatno murni bunuh diri.

"Dan jenazah langsung diserahkan kepada keluarganya untuk dimakamkan," ucap Sukatno.

Kepala Desa Sumbergondo Nur Yuwono mengatakan, kakek Sujono mengidap penyakit pegal linu sudah cukup lama. Segala upaya telah dilakukan keluarga untuk mengobatkan penyakitnya itu. Namun, penyakit tersebut tidak kunjung sembuh.

Bahkan, seringkali ketika penyaktinya kambuh kakek Sujono sampai tidak bisa berjalan.

"Mungkin merasa depresi dengan penyakitnya itu membuat pak Sujono nekat gantung diri," kata Nur Yuwono.

Untuk keluarganya, ungkap Nur Yuwono, diketahui tidak ada masalah apapun. Dimana isteri dan keempat anaknya diketahui rukun dalam merawat korban.

"Dan kejadian meninggalnya pak Sujono sempat mengagetkan warga sekitarnya. Karena sebelumnya korban terlihat biasa dengan latihan berjalan di jalan desa," tutur Nur Yuwono

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved