Breaking News:

Video

VIDEO - Saat Pembantu Tak Dapat Libur dari Majikan

Ketidakhadiran PRT seharusnya menjadi kesempatan agar majikan bisa lebih dekat dengan anak-anaknya

Penulis: Rahadian Bagus | Editor: Rahadian Bagus

SURYAMALANG.COM - Bagi masyarakat di negara barat, mempunyai pekerja rumah tangga dianggap sesuatu hal yang mewah. Sebab, di negara-negara barat, tidak semua keluarga mampu membiayayi pekerja rumah tangga. Namun, sebaliknya di Asia, memiliki PRT merupakan sebuah kebutuhan. Sebab, mempekerjakan PRT merupakan satu-satunya solusi yang memungkinkan kedua orangtua untuk dapat bekerja di luar rumah dan dapat menghidupi keluarga mereka.

Ketergantunbgan majikan terhadap PRT terkadang terlalu berlebihan, hingga hak libur setiap minggu sekali yang seharusnya diperoleh PRT tidak diberikan. Melalui video yang dibuat oleh igiveadayoff.org, ingin menyampaikan pesan moral kepada siapa saja terutama majkan yang mempekerjakan pekerja rumah tangga agar memberikan hak, dalam hal ini hari libur.

Sebagai contoh, sekitar 40% dari 222.500 pekerja rumah tangga di Singapura tidak mendapatlkan hari libur mingguan. Padahal negara setempat telah memberlakukan peraturan yang wajib dipatuhi terkait pemberian hari libur kepada PRT sejak Januari 2013, lalu.

Satu dari lima rumah tangga di Singapura saat ini mempekerjakan pekerja rumah tangga, terutama mereka yang memiliki anak-anak atau orangtua yang sudah sangat tua. Masalah mulai muncul ketika majikan tidak mengizinkan PRT mereka untuk mengambil libur sehari setiap minggu atau tidak menganti uang lembur yang seharusnya mereka dapatkan karena tidak libur.

Mayoritas pekerja rumah tangga berasal dari Filipina, Indonesia dan Myanmar, yang bekerja tanpa henti tanpa istirahat. Mereka tidak memiliki sedikit pun waktu pribadi atau istirahat, sehingga hal itu sering menyebabkan kerinduan terhadap keluarga di tempat asal mereka. Akibatnya, banyak PRT yang mengalami masalah kesehatan mental hingga akhirnya depresi.

Lewat video ini, pembuat ingin meyakinkan kepada para majikan dan pengusaha untuk memberi hari libur kepada PRT sesuai dengan hak mereka. Melalui video ini, membuktikan bawah ketidakhadiran PRT tidak akan mendatangkan ketidaknyamanan, namun sebaliknya justru menjadi kesempatan kepada para majikan untuk dapat lebih dekat dengan anak-anaknya.

Iklan layanan masyarakat ini kini telah menjadi video viral, dan disebarluaskan ke media sosial.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved