Malang Raya
Alhamdulillah, Harga Daging Sapi di Batu Tidak Ada Gejolak
Sampai saat ini tidak ada pedagang daging sapi di pasar Besar Kota Batu yang mogok dan menutup kiosnya. Mereka tetap berjualan seperti biasa.
Penulis: Ahmad Amru Muiz | Editor: fatkhulalami
SURYAMALANG.COM, BATU - Pemkot Batu terus mewaspadai munculnya gejolak harga daging sapi di pasar. Pasalnya, dampak dari terjadinya gejolak harga daging bisa mempengaruhi pemenuhan kebutuhan daging dari hotel dan restoran di Kota Wisata Batu.
Kabid Perdagangan Dinas Koperasi, UKM Perindustrian dan Perdagangan Kota Batu, Sutiyono mengatakan, pihaknya setiap hari terus melakukan pemantauan harga daging di pasar besar Kota Batu. Sejumlah petugas dikerahkan untuk mendatangi kios pedagang daging sapi menanyakan harga daging yang dijualnya.
"Alhamdulillah, sampai sekarang harga daging sapi di Batu stabil. Tidak ada dampak apapun dari terjadinya gejolak harga daging di Jakarta," kata Sutiyono, Kamis (13/8/2015).
Memang, diakui Sutiyono, pihaknya sempat khawatir bila terjadinya gejolak harga hingga menyebabkan aksi mogok pedagang daging bisa berimbas ke Kota Wisata Batu. Namun rupanya HPDS Kota Batu memiliki sikap sendiri sehingga tidak ikut mogok ataupun menaikkan harga daging secara berlebihan.
"Dan kami berharap kondisi penjualan daging sapi di Batu tetap dipertahankan oleh HPDS. Apalagi pasokan daging dari rumah penyembelihan stabil sehingga tidak ada kekurangan stok," tandas Sutiyono.
Hal sama diakui UPT Kepala Pasar Besat Kota Batu, Sri Kuntariati. Menurutnya, sampai saat ini tidak ada pedagang daging sapi di pasar Besar Kota Batu yang mogok dan menutup kiosnya. Mereka tetap berjualan daging sapi seperti biasa.
"Jadi terjadinya gejolak harga daging sapi dan aksi mogok pedagang di Jakarta tidak berdampak di Kota Batu," tutur Sri Kuntariati.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/daging-sapi-di-batu_20150813_162053.jpg)