Malang Raya

Diprotes Rakyat, Ini Jawaban Abah Anton Soal Rehab Ruang Kerjanya

Wali Kota Malang, M Anton menemui perwakilan Malang Corruption Watch (MCW) yang melakukan aksi untuk memprotes kebijakan rehabilitasi ruang Wali Kota

Diprotes Rakyat, Ini Jawaban Abah Anton Soal Rehab Ruang Kerjanya
SURYAMALANG.COM/Samsul Hadi
Wali Kota Malang, M Anton menemui perwakilan MCW yang menggelar aksi protes kebijakan rehabilitasi ruang kerja Wali Kota, di Balai Kota Malang, Jumat (14/8/2015). 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Wali Kota Malang, M Anton menemui perwakilan Malang Corruption Watch (MCW) yang melakukan aksi untuk memprotes kebijakan rehabilitasi ruang Wali Kota di depan Balai Kota Malang, Jumat (14/8/2015).

Warga melakukan diskusi dengan perwakilan peserta aksi di teras Balai Kota Malang.

Dihadapan peserta aksi, Abah Anton -panggilan akrab Wali Kota Malang M Anton menyatakan, rehabilitasi ruang Wali Kota sudah diperlukan. Karena selama 12 tahun, Pemkot Malang tidak pernah melakukan rehabilitasi ruang kerja Wali Kota.

Rehabilitasi ruang Wali Kota juga merupakan intruksi dari pemerintah pusat.

"Selama 12 tahun, ruang kerja Wakil Wali Kota, ruang Sekda, dan ruang Asisten, tidak pernah direhab. Ingat, rehab ini bukan untuk kepentingan pribadi, tapi akan menjadi aset negara," ujar Abah Anton.

Selain itu, kata Abah Anton, Pemkot Malang sudah butuh ruang kontrol untuk memantau kinerja satuan kerja perangkat daerah (SKPD). Ruang kontrol ini demi mewujudkan transparansi penggunaan anggaran di tiap SKPD.

Apalagi, rencananya tahun depan, tiap kecamatan dan kelurahan akan mengelola anggaran besar dari Pemkot Malang.

"Instruksi dari pemerintah pusat, kami harus menyiapkan ruang kontrol untuk memantau kinerja SKPD. Hal ini berkaitan dengan transparansi penggunaan anggaran," pungkas Abah Anton.

Penulis: Samsul Hadi
Editor: fatkhulalami
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved