Malang Raya

Pemkot Malang Hamburkan Uang Rp 784 Juta Demi Ruang Kerja Abah Anton

Banyak program untuk masyarakat miskin yang harus segera dituntaskan. "Misalnya, program rumah tidak layak huni (RTLH), anggarannya terlalu sedikit

Pemkot Malang Hamburkan Uang Rp 784 Juta Demi Ruang Kerja Abah Anton
SURYAMALANG.COM/Samsul Hadi
Kelompok masyarakat dampingan MCW melakukan aksi memprotes kebijakan rehabilitasi ruang kerja Wali Kota, di Balai Kota Malang, Jumat (14/8/2015). 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Malang Corruption Watch (MCW) menggelar aksi damai di depan Balai Kota Malang, Jumat (14/8/2015). Aksi itu untuk menyoroti kebijakan Pemkot Malang soal rehabilitasi ruang kerja Wali Kota Malang yang menyedot anggaran mencapai Rp 784 juta.

Peserta aksi melakukan orasi di depan Balai Kota Malang. Mereka membawa poster bertuliskan kritik terhadap kebijakan Pemkot Malang tersebut. Mereka juga membuat replika Balai Kota Malang dari kardus.

Koordinator aksi, Musyawir menyatakan, anggaran untuk rehabilitasi ruang kerja Wali Kota terlalu besar. Ia menganggap Pemkot Malang hanya menghambur-hamburkan uang untuk rehabilitasi ruang kerja Wali Kota. Padahal, banyak program untuk masyarakat miskin yang harus segera dituntaskan.

"Misalnya, program rumah tidak layak huni (RTLH), anggarannya masih terlalu sedikit hanya Rp 10 juta per rumah. Seharusnya anggaran rehabitilasi itu dialihkan ke program RTLH. Katanya Wali Kota peduli wong cilik," katanya.

Penulis: Samsul Hadi
Editor: fatkhulalami
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved