Malang Raya

Walah, Hutan Kota Ini Jadi Tempat Mesum Pasangan Muda Mudi

Wali Kota Malang, M Anton memastikan tidak akan ada pengalihan fungsi dari hutan kota ke taman dalam proses revitalisasi Hutan Kota Malabar.

Walah, Hutan Kota Ini Jadi Tempat Mesum Pasangan Muda Mudi
SURYAMALANG.COM/Samsul Hadi
Hutan Malabar Kota Malang 

"Selain digunakan sebagai tempat maksiat, kondisi hutan kota yang gelap dan sepi, malah digunakan untuk tempat tinggal gelandangan. Hal tersebut menjadikan hutan kota tambah kumuh," ujarnya.

Tetapi, kata Budi, Pemkot Malang perlu menjelaskan secara detail soal konsep revitalisasi hutan kota ke masyarakat. Jangan sampai timbul multitafsir di masyarakat soal pelaksanaan revitalisasi hutan kota.

"Wajar kalau masyarakat khawatir hutan kota akan berubah fungsi setelah direvitalisasi. Karena Pemkot tidak menjelaskan secara detail konsep revitalisasi ke masyarakat. Misalnya, soal bangunan amphitheater, harus dijelaskan bahan bangunannya dari apa. Terus model bangunannya gimana. Hal itu harus dijelaskan," katanya.

Dikatakannya, revitalisasi pasti akan menyebabkan fungsi hutan kota turun. Sebab, penambahan fasilitas baru seperti arena bermain di hutan kota akan menarik minat masyarakat berkunjung ke lokasi.Aktivitas masyarakat di hutan kota akan semakin meningkat.

"Makanya vegetasi di hutan kota harus dijaga agar ekosistemnya tetap seimbang," ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, sejumlah aktivis, seniman, akademisi, masyarakat dan mahasiswa di Kota Malang menolak kenginan pemerintah untuk merevitalisasi Hutan Kota Malabar. Menurut mereka, renovasi hutan justru membuat fungsi hutan berubah menjadi taman.

Revitalisasi Hutan Kota Malabar menggunakan dana corporate social responsibility (CSR) dari PT Amerta Indah Otsuka sebesar Rp 2,5 miliar. Proses revitalisasi dimulai akhir Juli 2015 dan ditargetkan selesai pada pertengahan Novemver 2015. Dalam revitalisasi itu, Pemkot Malang akan menambahkan arena permainan dan amphitheater di hutan kota.

Penulis: Samsul Hadi
Editor: fatkhulalami
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved