Sidoarjo
Salat di Masjid, Nyuri Kipas Angin, Kemudian Dihajar Warga
"Kami lihat memang dia ini mencurigakan. Usai salat dia clingak clinguk. Kami lantas mengamati dia terus karena khawatir dia berbuat tidak baik,"
Penulis: Miftah Faridl | Editor: eko darmoko
SURYAMALANG.COM, SIDOARJO – Rugit Ferdiansyah, tahu betul resiko apa yang bakal dihadapinya bila aksinya gagal. Pemuda 25 tahun asal Dusun Krian, Desa Keboguyang, Kecamatan Jabon itu memilih masjid sebagai lokasi pencuriannya.
Target Rugit adalah Masjid Baiturochman, Desa Kedungpeluk, Kecamatan Candi, Rabu (19/8/2015) sore. Rugit mengincar kipas angin yang menempel di dinding masjid. Dia datang ke masjid itu mengendarai sepeda motor Honda Revo.
Gayanya, Rugit masuk masjid untuk menunaikan Salat Ashar.
"Kami lihat memang dia ini mencurigakan. Usai salat dia clingak clinguk. Kami lantas mengamati dia terus karena khawatir dia berbuat tidak baik," ujar takmir masjid Samsul Hidayat.
Takmir dan warga mengamati gelagat Rugit. Mereka menaruh curiga lantaran masjid ini sudah empat kali kehilangan barang eletronik.
"Kami berulang kali kemalingan. Jadi tidak ingin ada barang yang hilang lagi," imbuh Samsul.
Dugaan mereka benar. Rugit tiba-tiba bangkit dari duduknya menggapai kipas angin yang masih menyala. Dia berpikir suasana masjid sepi. Namun, pikiran itu salah. Begitu Rugit menurunkan kipas angi, warga langsung medatanginya.
Dia tak bisa mengelak. Warga pun tanpa basa basi langsung menghajar Rugit. Rugit babak belur. Wajahnya lebam dan berdarah-darah. Kegeraman warga juga dilampiaskan dengan membakar motor milik Rugit. Motor itu pun tinggal kerangka.
Kanit Reskrim Polsek Candi, Ipda Gatot Hariayanto mengatakan, masih memeriksa Rugit.
"Kami periksa dulu dia. Luka-lukanya juga diobati. Sejumlah saksi kami periksa juga," ujar Gatot.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/maling-kipas-angin-di-masjid-sidoarjo_20150819_203225.jpg)