Malang Raya

Didatangi Tim Penilai dari Jakarta, Ini Permintaan Abah Anton ke Warganya

Partisipasi warga menjadi salah satu indikator penting dalam penilaian Kota Sehat.

Didatangi Tim Penilai dari Jakarta, Ini Permintaan Abah Anton ke Warganya
dok
wali Kota Malang, M Anton 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN – Permintaan supaya pemerintah daerah dan instansi terkait untuk mendorong partisipasi warga kembali didengungkan Wali Kota Malang, M Anton saat menyambut kedatangan Tim Penilai Kota Sehat dari Kementerian Kesehatan, Kamis (20/8/2015) siang.

“Partisipasi warga ini penting dilakukan, dan sangat terlihat sekali saat tim turun di lapangan tadi,” kata Anton pada wartawan, Kamis (20/8/2015).

Sekadar diketahui, Tim Penilai Kota Sehat dari Kementerian Kesehatan datang ke Kota Malang guna melakukan verifikasi lapangan sejak Kamis pagi. Mereka melihat beberapa lokasi yang berkategori sehat, seperti Posyandu Alpukat di Kelurahan Kasin, Taman Trunojoyo, lalu sepanjang Jalan Ijen – Jalan Bandung – Jalan Veteran.

Di sini, tim memeriksa beberapa aspek, termasuk lokasi toilet, kebersihan lingkungan, partisipasi warga serta keberadaan taman yang ada.

Dalam penilaian itu, partisipasi warga menjadi salah satu indikator penting dalam penilaian Kota Sehat.

“Indikator ini setara dengan indikator fisik yang telah dibangun Kota Malang, seperti penataan PKL, fasilitas difabel, Puskesmas dan sebagainya,” tambah pria yang biasa disapa Abah Anton.

Meski demikian, ia menilai warga semakin aktif berpartisipasi memajukan kota. Orang nomor satu di Kota Malang ini juga optimis dapat meraih kembali Piala Swasti Saba, yang merupakan penghargaan tertinggi bagi kota sehat tingkat nasional.

“Semua hal sudah kami bangun, jadi pemerintah sangat optimis bisa meraih kembali piala itu,” kata Anton.

Sementara, Ketua tim verifikasi Kota Malang dan Kediri, Prayit Susilo Aji, menambahkan verifikasi di lokasi merupakan bagian dari penilaian tahap dua.

“Setelah dilakukan cek dokumen, kami lihat bagaimana di lapangan, apakah sesuai atau tidak,” kata Prayit Aji.

Usai turun ke lapangan, mereka baru melakukan penilaian, lalu membandingkannya dengan kondisi di daerah lain.

“Kalau sukses, Kota Malang akan mendapat piala itu untuk kedua kalinya,” tandasnya

Penulis: Adrianus Adhi
Editor: fatkhulalami
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved