Bangkalan
Tidak Ada yang Menolong, Pemijat Wanita Tewas di Tengah Jalan
Kepala Kamar Mayat RSUD Syamrabu Bangkalan Sugiyanto menyatakan, korban Muginten mengalami trauma kepala hingga tewas di lokasi kejadian.
Penulis: Ahmad Faisol | Editor: fatkhulalami
SURYAMALANG.COM, BANGKALAN - Seorang perempuan berprofesi tukang pijet, Muginten (55), warga Dusun Lepelle, Desa Robetal, Sampang menjadi korban tabrak lari ketika berjalan kaki di Jalan Desa Sendang Dajah, Kecamatan Labang, Minggu (23/8/2015).
Korban awalnya diduga merupakan korban begal lantaran di kawasan tersebut memang rawan tindak kriminal perampasan sepeda motor.
"Bukan, tidak ada barang berharga yang hilang. Handphone nya masih ada. Korban tukang pijet," ungkap Kapolsek Sukolilo, AKP Edy C Putro.
Ia mengatakan, kejadian tabrak lari diperkirakan terjadi sebelum pukul 05.00. Itu diketahui berdasarkan laporan masyarakat atas penemuan sosok mayat perempuan.
"Laporan yang kami terima pukul 05.00. Hasil olah TKP sementara tidak ada bekas penganiayaan atau tindak kejahatan," tandasnya.
Dugaan Muginten merupakan korban tabrak lari diperkuat dengan sejumlah bukti berupa pecahan kaca dan potongan spare part mobil yang ditemukan di lokasi kejadian.
Seperti potongan perangkat spion mobil, pecahan grill (ventilasi penutup radiator), pecahan kaca lampu depan, dan penutup tangki bensin.
"Barang - barang ini kami kumpulkan di lokasi kejadian. Sepertinya milik kendaraan roda empat. Kami masih melakukan penyelidikan," terang Kanit Laka Lantas Polres Bangkalan Iptu Puji Purnomo.
Sementara itu, Kepala Kamar Mayat RSUD Syamrabu Bangkalan Sugiyanto menyatakan, korban Muginten mengalami trauma kepala hingga tewas di lokasi kejadian.
"Gegar otak. Tidak ada bekas penganiayaan," ujarnya singkat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/ilustrasi-mati-tewas-jenazah-di-kamar-mayat_20150730_163316.jpg)