KA Matarmaja Anjlok di Blitar
Kereta Matarmaja Anjlok di Blitar, Kereta Penataran Lancar
Sejauh ini jadwal pemberangkatan kereta api di Stasiun Kota Malang masih lancar. Kereta Penataran tujuan Blitar-Malang-Surabaya juga sudah berangkat.
Penulis: Samsul Hadi | Editor: fatkhulalami
SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Pihak Stasiun Kota Malang enggan berkomentar soal dampak peristiwa kereta api Matarmaja anjlok di Garum, Kabupaten Blitar, terhadap jadwal kedatangan dan pemberangkatan kereta di Stasiun Kota Malang, Senin (24/8/2015).
Pihak stasiun mengaku tidak mempunyai wewenang memberikan komentar soal peristiwa itu.
"Peristiwanya bukan di Kota Malang. Kami tidak punya wewenang memberikan komentar. Langsung ke Humas PT KAI Daop 8 Surabaya saja," kata Kepala Stasiun Kota Malang, Joko Andri, saat dikonfirmasi SURYAMALANG.COM..
Ia menjelaskan, sejauh ini jadwal pemberangkatan kereta api di Stasiun Kota Malang masih lancar. Kereta Penataran tujuan Blitar-Malang-Surabaya juga sudah berangkat.
"Jadwal kereta Penataran masih lancar. Kalau kereta jarak jauh saya tidak berani menjawab, karena Humas Daop 8 yang punya wewenang memberikan statment," ujarnya.
Perlu diketahui, peristiwa kereta Malabar anjlok di Blitar bukan yang pertama kali. Sebelumnya, kereta Malabar juga anjlok di Wlingi, Kabupaten Blitar, pada 12 Juli 2015.
Anjloknya kereta Matarmaja itu menyebabkan keterlambatan kedatangan lima kereta di Stasiun Kota Malang.
Kelima kereta yang terlambat datang, yakni, Matarmaja, Gajayana, Majapahit, Malabar, dan Penataran. Keterlambatan kedatangan sejumlah kereta itu otomatis juga membuat keberangkatan kereta di Stasiun Kota Malang tertunda.
Akibatnya terjadi penumpukan penumpang di Stasiun Kota Malang. Ada lebih dari 2.000 penumpang yang menunggu pemberangkatan kereta di Stasiun Kota Malang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/ka-mataremaja-anjlok_20150824_124144.jpg)