Jumat, 10 April 2026

Malang Raya

Anggap Pemborosan, Dewan Tak Restui Pembongkaran Pagar Bundaran Tugu

"Bangunan itu mengandung sejarah, seharusnya diuri-uri. Jangan malah dirusak,"

Penulis: Samsul Hadi | Editor: Aji Bramastra
SURYAMALANG.COM/Hayu Yudha Prabowo
Kondisi Alun-alun Tugu Kota Malang, Rabu (2/9/2015). Pemkot Malang berencana melakukan renovasi Alun-alun bersejarah ini dengan anggaran APBD sebesar Rp 480 juta. 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Ketua DPRD Kota Malang, Arif Wicaksono, secara tegas menyatakan menolak rencana Pemkot Malang membongkar pagar tembok di Alun-alun Tugu.

Menurutnya, DPRD akan menghadang rencana Pemkot Malang membongkar pagar tembok Alun-alun Tugu.

"Pagar Alun-alun Tugu merupakan karya pemimpin pendahulu di Kota Malang. Harus dihargai. Kalau dibongkar sama saja pemimpin sekarang tidak menghargai pemimpin pendahulu. Saya menolak pembongkaran (pagar), teman-teman di dewan juga tidak setuju. Kami akan menghadang rencana itu," kata Arif Wicaksono, Kamis (3/9/2015).

Ia menyatakan, pagar tembok Alun-alun Tugu merupakan sejarah berkembangan Kota Malang. Bangunan pagar itu merupakan peninggalan pemimpin terdahulu di Kota Malang.

Selain itu, pagar tembok Alun-alun Tugu juga sebagai pengamanan bagi pengunjung. Mengingat, lokasi Alun-alun Tugu berada di tengah-tengah jalan raya.

"Bangunan itu mengandung sejarah, seharusnya diuri-uri. Jangan malah dirusak. Dari pada buang-buang uang untuk hal yang tidak bermanfaat, lebih baik disalurkan untuk keperluan lain. Saya yakin, membangun pagar itu tidak cukup dengan anggaran Rp 1 miliar," ujarnya.

Kalau alasan Pemkot Malang membongkar pagar tembok Alun-alun Tugu untuk mengembalikan seperti kondisi dulu, Arif menyarankan agar Pemkot juga membongkar pagar Balai Kota Malang.

Menurutnya, kondisi Balai Kota masa lalu juga tidak ada pagarnya.

"Sekalian saja pagar Balai Kota juga dibongkar. Dulu juga tidak ada pagarnya. Tidak bisa seperti itu, pagar ini sebagai pengaman dan memiliki nilai sejarah," katanya.

Pemkot Malang berencana menata Alun-alun Tugu Kota Malang. Pemkot Malang mengalokasikan anggaran Rp 463 juta untuk penataan Alun-alun Tugu. Konsep penataan Alun-alun Tugu akan dijadikan taman khusus tanaman hias.

Pemkot akan memindah pohon yang ada di Alun-alun Tugu.

Pemkot juga berencana membongkar pagar tembok di Alun-alun Tugu dalam proses penataan itu. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved