Inspirasi
Wow, Pria Ini Bangun Pulau dari 100.000 Botol Plastik Bekas
Seniman Inggris bangun pulau yang bisa mengapung di laut dari 100.000 botol plastik bekas. Ia juga membangun sebuah rumah canggih di atasnya.
Penulis: Rahadian Bagus | Editor: Rahadian Bagus
SURYAMALANG.COM, MEKSIKO - Apa yang dilakukan pria ini mungkin terdengar agak aneh. Pria bernama Richart "Rishi" Sowa ini membangun sebuah pulau menggunakan sampah dan juga botol plastik air mineral bekas.
Sowa yang juga seorang seniman Inggris ini membantun pulau mengambang ini di perairan Isla Mjeres, dekat Cancun, Meksiko. Ia ingin, pulau yang dibangunnya menginspirasi orang agar lebih mencintai lingkungan dan tidak membuang sampah sembarangan.

Pertama dia membangun pulau mengapung yakni pada 2005. Namun pulau pertamanya bernama pulau Joyxee itu hancur akibat serangan badai.
Sowa lalu membangun kembali pulau serupa yang ia beri nama "Island of Women" dan telah dibuka untuk wisata umum sejak Agustus, 2008.
Pulau baru itu awalnya hanya memiliki luas atau diameter sekitar 20 meter (66 kaki), namun kini telah diperluas menjadi 25 meter (82 kaki). Pulau itu ditumbuhi tanaman bakau dan sudah tumbuh sangat lebat di atasnya.

"Saya memakai botol bekas dan kayu bekas yang mengapung. Saya kumpulkan lalu saya ikat menjadi satu. Butuh waktu enam bulan untuk ditambahi mangrove di atasnya," jelasnya.
Dikatakannya, pulaunya dapat mengapung karena ada sektiar 100.000 botol plastik bekas pada bagian bawah. Ia kemudian menanami mangrove sebagai pengikat botol-botol dan kayu yang menjadi dasar pulaunya.
Pulaunya memiliki tiga pantai, rumah, dua kolam, air terjun bertenaga surya dan sungai, mesin cuci bertenaga gelombang dan panel surya. Saat membangun pulau itu, ia dibantu sejeumlah relawan pecinta lingkungan.

Sowa mengataka, dia akan terus melakukan perbaikan terhadap pulau itu, sehingga bisa menjadi sebuah karya seni sekaligus menginspirasi orang agar lebih mencintai lingkungan.
Pulau unik ini telah tampil di sejumlah surat kabar dan film dokumenter TV di seluruh dunia, termasuk di Jepang dan Korea Selatan. Tak hanya itu, pulau ini juga telah tampil dalam sebuah acara tv Ripley Believe It or Not! dan pada program MTV Cribs Ekstrim pada 2011.