Kamis, 23 April 2026

Pamekasan

Ditinggal Hadiri Wisuda Anak, Rumah Staf Ahli Bupati Dibobol Maling

Kamar di lantai atas dan kamar di lantai bawah kondisinya acak-acakan. Lemari pakaian terbuka dan isisnya dikeluarkan dan dibiarkan berserakan

Penulis: Muchsin | Editor: fatkhulalami
SURYA/Muchsin
Polisi membawa sejumlah barang bukti dari lokasi rumah Bahrun yang dibobol pencuri. 

SURYAMALANG.COM, PAMEKASAN – Rumah Staf Ahli Bupati Pamekasan, Bahrun, di Jalan Trunojoyo, Desa Laden, Kecamatan Kota Pamekasan, dibobol pencuri.

Dibolnya rumah yang terletak di depan SPBU Trunojoyo ini, baru diketahui, Sabtu (5/9/2015), sekitar pukul 19.00.

Sebab saat kejadian dan hingga berita ini diturunkan, Bahrun mantan Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Pamekasan dan istrinya berada di Surabaya, menghadiri wisuda salah seorang anaknya, yang dijadwalkan hari ini, Minggu (6/9/2015).

Belum diketahui pasti berapa jumlah kerugian akibat kejadian itu. Kapolsek Kota, Khoirul Anwar dan sejumlah tim identifikasi yang melakukan olah TKP masih melakukan penyelidikan.

Hanya saja kamar di lantai atas dan kamar di lantai bawah kondisinya acak-acakan. Lemari pakaian terbuka dan isisnya dikeluarkan dan dibiarkan berserakan di lantai. Begitu pula kasur dan sprei awut-awutan. Bahkan branksnya juga terbuka, seperti dibuka paksa.

Menurut sumber di lokasi kejadian, Sabtu (5/9/2015), sekitar pukul 06.00 Bahrul dan istrinya ke Surabaya menghadiri wisuda.

Malam hari, sekitar pukul 18.10, Bahrun mendapat telepon dari Slamet Riyadi, orang yang dimintai tolong untuk menjaga rumahnya. Jika saat itu pagar samping kanan sisi utara terbuka.

Kemudian Bahrun menghubungi keponakannya, drg Febi Nurahmawati, warga Jalan Kanginan, Pamekasan minta tolong agar mengecek kondisi rumahnya yang mencurigakan, seperti disatroni pencuri.

Selanjutnya Febi menuju rumah Bahrun. Febi terkejut karena pintu depan ruang utama dan pintu kamar depan juga terbuka dengan cara dicongkel. Karena kondisi kunci di kedua pintu itu rusak.

Disinyalir, pelaku lebih dari dua orang dengan cara memanjat pagar tembok belakang setinggi 175 meter. Setelah berhasil menguras isi rumah, kemudian pelaku kabur lewat pintu samping.

Sejumlah aparat yang datang ke lokasi melakukan pemeriksaan di berbagai sudut ruangan termasuk pagar pintu belakang. Selanjutnya petugas mengambil sidik jari pelaku yang menempel di gagang pintu dan dinding tembok.

Kasus pencuri masuk rumah Bahrun ini merupakan kali kedua. Pertama pada 2014 lalu, pencuri masuk rumah namun gagal mengambil barangnya, karena ketika hendak masuk ruang tamu, keburu dipergoki pemilik rumah dan pelaku kabur.

Kepada Surya, Febi Nurahwati mengaku tidak tahu pasti barang berharga apa saja yang dicuri. Ia ke rumah itu hanya dimintai tolong pamannya untuk menjaga rumahnya, karena baru saja dibobol pencuri.

“Maaf, saya benar-benar tidak tahu. Apakah pencuri masuk rumah pagi hari, siang hari atau sore hari. Jadi tolong jangan tanya saya,” kata Febi Nurahwati.

Kasubag Humas Polres Pamekasan, Iptu Ruslan Hidayat, yang dimintai konfirmasinya mengatakan, petugas sudah melakukan penyidikan di lokasi dan belum menemukan gambaran pelakunya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved