Selasa, 14 April 2026

Surabaya

Hasil Tes Urine Dua Polisi Polda Jatim Positif, Apa Pakai Narkoba?

Petugas langsung memanggil dua anggota yang hasil tes urine-nya positif. Dua orang ini diminta masuk ke ruang untuk menghadap Propam.

Penulis: Zainuddin | Editor: fatkhulalami
SURYA/M Zainuddin
Kumpulan urine anggota Ditnarkoba di kantor Ditnarkoba Polda Jatim, Rabu (16/9/2015). 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Anggota Direktorat Narkoba (Dirnarkoba) Polda Jatim tidak bisa langsung masuk ruang saat baru tiba di Mapolda Jatim, Rabu (16/9/2015).

Sejumlah petugas dari Subdit Dokpol RS Samsoeri Mertojoso minta seluruh anggota Dirnarkoba memberikan sampel urine-nya.

Sebanyak 118 anggota Dirnarkoba pun terpaksa antre di toilet. Sampel urine ini langsung diberikan kepada petugas. Setelah tes urine berakhir, diketahui dua sampel urine positif mengandung narkoba.

Petugas langsung memanggil dua anggota yang hasil tes urine-nya positif. Dua orang ini diminta masuk ke ruang untuk menghadap Propam.

Kasubdit Dokpol Rumah Sakit Samsoeri Mertojoso, AKBP drg Ony Suasono menyatakan, dua orang itu tidak mengkonsumsi narkoba. Memang, hasil tes urine mereka positif narkoba.

Menurutnya, dua orang ini sedang sakit dan harus mengkonsumsi obat yang mengandung bahan seperti narkoba.

"Mereka selalu membawa obat itu. Obatnya juga ditunjukan saat pemeriksaan," kata Ony.

Sementara itu, Direktorat Reserse Narkotika Polda Jatim, Kombes Pol Eko Wahyu Prasetyo menyatakan tes urine ini rutin digelar di lingkungan Ditnakoba. Kegiatan ini untuk mengantisipasi anggotanya terlibat dalam jaringan narkoba.

Sebagai instansi yang bertugas memerangi narkoba, dia harus memastikan anggotanya bersih dari narkoba.
Eko mengaku tidak segan memberi sanksi bagi anggota yang terlibat narkoba. Bahkan Eko siap merekomendasikan pemecatan bila pelanggaran anggota itu cukup berat.

"Narkoba itu musuh bersama, termasuk musuh polisi," kata Eko.

Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved