Malang Raya
Pemkot Malang Siapkan Anggaran Jalan Tembus Tunggulwulung-Tlogomas
"Nilainya saya lupa, tapi sudah kami usulkan di KUA-PPAS. Pembangunan jalan tembus harus segera terealisasi untuk mengurai kemacetan,"
Penulis: Samsul Hadi | Editor: fatkhulalami
SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Pemkot Malang serius ingin membangun jalan tembus Tunggulwulung-Tlogomas. Rencananya, Pemkot Malang akan mengalokasikan anggaran untuk pembebasan lahan jalan tembus Tunggulwulung-Tlogomas di APBD 2015.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Malang, Cipto Wiyono mengatakan Pemkot Malang mulai melakukan pembebasan lahan untuk jalan tembus Tunggulwulung-Tlogomas pada 2015.
Pemkot Malang mengusulkan anggaran pembebasan lahan untuk jalan tembus Tunggulwulung-Tlogomas di Kebijakan Umum Anggaran Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) 2016.
"Nilainya saya lupa, tapi sudah kami usulkan di KUA-PPAS. Pembangunan jalan tembus harus segera terealisasi untuk mengurai kemacetan," kata Cipto, Minggu (4/10/2015).
Dikatakannya, jalan tembus Tunggulwulung-Tlogomas akan memecah kemacetan di kawasan Soekarno-Hatta dan Dinoyo. Menurutnya, saat ini, kendaraan di kawasan Dinoyo semakin padat. Selama ini, Dinoyo menjadi jalur utama menuju Kota Batu.
"Kami segera menginvetarisir kebutuhan lahan untuk jalan tembus dan pembangunan jembatan di kawasan itu. Pemkot Malang juga memiliki lahan di sana," ujarnya.
Sebenarnya, kata Cipto, banyak pihak swasta yang ingin membantu Pemkot Malang menyelesaikan pembebasan lahan untuk jalan tembus Tunggulwulung-Tlogomas. Tetapi, Pemkot Malang belum tahu hal itu diperbolehkan. Pemkot Malang masih mempelajari aturan soal bantuan dari swasta dalam proses pembebasan lahan.
"Semacam CSR dari perusahaan. Nanti tanahnya dihibahkan ke Pemkot. Tapi saya belum tahu hal itu diperbolehkan apa tidak. Kami masih mempelajari aturannya," katanya.
Selain jalan tembus Tunggulwulung-Tlogomas, menurut Cipto, Pemkot Malang juga fokus program pelebaran Jl Ki Ageng Gribig tahun depan (2016). Ia meminta Dinas Pekerjaan Umum (DPU) agar segera memulai melakukan pelebaran jalan di kawasan itu.
"Pemkot Malang mempunyai aset lahan di kawasan itu. Kami minta DPU agar melebarkan jalan yang sudah ada lahannya. Tidak usah menunggu lahannya siap semua, malah tidak segera terealisasi," ujarnya.
Ketua DPRD Kota Malang, Arif Wicaksono membenarkan Pemkot Malang mengusulkan anggaran pembebasan lahan pembangunan jalan tembus Tunggulwulung-Tlogomas di KUA-PPAS 2016. Ia sepakat dengan usulan Pemkot Malang tersebut. Menurutnya, pembangunan jalan tembus harus segera dimulai untuk mengatasi masalah kemacetan.
"Dari dulu, kami mendorong Pemkot Malang agar segera merealisasikan jalan tembus Tunggulwulung-Tlogomas. Kami juga siap membantu mengusulkan anggaran ke pemerintah pusat melalui DPR RI untuk pembangunan jalan tembus," katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/batu-macet-long-weekend.jpg)